Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, September 20, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Sekda Baru Disoal, Walikota Bekasi: Semua Sudah Berproses
  • Follow Us!

Sekda Baru Disoal, Walikota Bekasi: Semua Sudah Berproses 

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat Effendi dinilai telah mengabaikan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LHP) Ombudsman RI pasca pengangkatan dan pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Reny Hendrawati mantan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menanggapi hal itu, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, menghormati Ombudsman RI selaku lembaga negara pengawas pelayanan publik. Hal itu sesuai dengan Pasal 351 (4) ayat Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda) yakni, Kepala daerah wajib melaksanakan rekomendasi Ombudsman sebagai tindak lanjut pengaduan masyarakat.

Oleh karena itu sambung Rahmat, dirinya selaku Kepala Daerah, telah melaksanakan tindakan korektif berupa pemberian sanksi kepada pegawai dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sesuai dengan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan Ombudsman terkait maladministrasi pelayanan publik dasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 48 Tahun 2016, tentang tata cara pemberian sanksi administratif kepada pejabat Pemerintahan.

“Kita sudah menyatakan dan mengirimkan bukti pemberian sanksi teguran kepada para pejabat yang terbukti melakukan maladministrasi penghentian pelayanan publik pada 22 Oktober 2018 lalu,” terang Rahmat kepada Beritaekspres.com, Jumat (25/1/2019).

Bahkan lanjut Rahmat, kita pun menyatakan akan menggunakan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan atau LAHP Ombudsman sebagai bahan rujukan penilaian fit and proper test bagi para pelaku maladministrasi jika dikemudian hari akan ditempatkan di posisi-posisi strategis.

“Jadi tidak ada yang diabaikan, semua sudah melalui proses. Sanksi berat hingga sanksi tegoran dan sesuai dengan kadar kesalahannya. Pengakatan Sekda sudah melalui Pansel dan LAHP Ombudsman sudah dijawab oleh Pansel yang di Ketuai Kaban Diklat Jabar, termasuk rekomendasi KASN pun tidak masalah,” ungkap Rahmat.

Rahmat menambahkan, keputusan melantik Sekda Kota Bekasi yang kini dijabat, Reny Hendrawati, sudah mempertimbangkan berbagai aspek yang tentunya berkaitan dengan kinerja. Dan keputusan ini merupakan bagian dari keputusan politik dirinya selaku Kepala Daerah

“Saya yakin, jika para pemangku jabatan mampu mengemban amanah agar dapat menjadi sebuah produk ASN yang handal dan berkualitas dalam menentukan langkah kebijakan yang pro rakyat,” pungkasnya. (Indra)

Comments

comments