Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Maret 22, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » 15 ASN Pemkab Bengkulu Selatan Tersandung Korupsi Dipecat
  • Follow Us!

15 ASN Pemkab Bengkulu Selatan Tersandung Korupsi Dipecat 

BERITA BENGKULU – Sebanyak 15 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) mantan napi kasus korupsi yang bertugas dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan, Bengkulu, terhitung 1 Januari 2019 resmi dipecat sebagai PNS.

“Ada 15 ASN dilingkup Pemkab Benghkulu Selatan, yang berstatus mantan napi kasus tindak pidana korupsi resmi diberhentikan dari PNS. ASN yang dipecat ini status perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap atau inkracht,” kata Kepala Bidang (Kabid) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bengkulu Selatan, Nico Dwipayana di Bengkulu, Jumat (11/1/2019).

Dikatakannya, 15 ASN tersandung kasus korupsi yang dipecat tersebut, selama ini bertugas di Dinas Dukcapil Bengkulu Selatan, Dinas Pertanian, Sekretaris Desa (Sekdes), DPPKBPA, Dinas Perkubunan dan Pemkab Bengkulu Selatan, Dinas PUPR dan Disdikbud.

Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci jabatan ANS mantan korupsi yang dipecat dari PNS tersebut. “Yang jelas ada 15 orang ASN dilingkup Pemkab Bengkulu Selatan, bersatus mantan kasus korupsi dipecat pada akhir Desember 2018 lalu,” ujarnya.

Pemecatan 15 ASN tersebut, bukan merupakan rekomendasi dari Pemkab Bengkulu Selatan, tetapi instruksi langsung dari Kepala BKN Pusat. Hal ini sesuai dengan SK bersama 3 menteri beberapa waktu lalu.

ASN yang diberhentikan tersebut, selain mulai Januari 2019 tidak menerima gaji dan tunjangan lainnya juga tidak mendapat gaji pensiun sebagai PNS. “Jadi, semua hak-hak mereka sebagai ANS sejak dipecat tidak diberikan lagi oleh negara,” ujarnya.

Terkait pemecatan ASN kasus korupsi susulan di lingkup Pemkab Bengkulu Selatan, Nico mengatakan, belum mengetahui hal tersebut. Sebab, data ASN yang terlibat kasus korupsi langsung ditangani BKN Pusat.

“Jadi, kita tidak mengetahui persis apakah masih ada ASN korupsi dilingkup Pemkab Bengkulu Selatan, akan dipecat lagi menyusul 15 ASN yang diberhentikan akhir Desember 2018 lalu,” ujarnya.

Nico menambahkan, soal pemecatan ASN tersandung kasus korupsi merupakan kewenangan dari BKN Pusat dan pihaknya sifanya menunggu saja, karena data PNS korupsi ada di BKN Pusat.

Dengan demikian, pihaknya tidak bisa memastikan apa masih ada ASN terlibat kasus korupsi yang bertugas dilingkup Pemkab Bengkulu Selatan, akan diberhentikan lagi dalam waktu dekat.

“Yang jelas, sampai saat ini hanya 15 orang ASN mantan napi kasus korupsi di lingkup Pemkab Bengkulu Selatan, yang dipecat dari PNS. Meski demikian, jika gugatan mereka dikabulkan MA, maka status mereka akan dikembalikan sebagai PNS.

 

Sumber: Suara Pembaruan

Comments

comments