Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Januari 18, 2019
Halaman Home » Megapolitan » Rumah Diteror, Laode: Biasa Saja, Namanya Kerja di KPK
  • Follow Us!

Rumah Diteror, Laode: Biasa Saja, Namanya Kerja di KPK 

BERITA JAKARTAWakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif, menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus teror bom melotov dirumahnya di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, kepada pihak Kepolisian.

“Kita serahkan pada Mabes Polri dan Polda Metro Jaya untuk menangani dan saya yakin mereka bekerja profesional,” kata Laode kepada awak media, Kamis (10/1/2019).

Dia berharap agar pelaku teror dapat terungkap dan tidak terjadi lagi ke depannya. “Kita selalu berharap, bukan cuma kita, Kepolisian juga berharap bisa ditemukan segera dan ini nggak terjadi apa-apa. Kepolisian masih bekerja keras,” jelasnya.

Dikatakan Laode, pasca peristiwa teror pelemparan botol molotov, polisi meningkatkan pengamanan di kediamannya, termasuk seluruh anggota KPK.

“Pengamanan makin ditingkatkan. Bukan cuma buat pimpinan KPK, tapi seluruh staf KPK. Ya cuma di double saja dengan tambahan, sekarang ada patroli yang setiap saat lewat,” imbuhnya.

Ketika ditanya apakah trauma dengan peristiwa teror bom itu, Laode menuturkan, tidak terlalu memikirkan. “Ya biasa saja, ini nggak terlalu dipikirin. Biasa saja, namanya juga kerja di KPK. Kalau kerja di KPK pasti banyak bunga-bunganya. Anggap saja ini jadi bagian sesuatu yang normal,” tungkasnya.

Seperti diketahui, dua botol molotov dilempar orang tak dikenal diduga mengendarai sepeda motor ke kediaman Laode di Jalan Kalibata Selatan Nomor 42C RT01/RW03, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2019) dini hari.

Satu molotov meledak, membakar tembok bagian atas sebelah kiri rumahnya. Sementara satunya tidak pecah dan telah disita polisi sebagai barang bukti. (Yon)

Comments

comments