Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Juni 18, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Pendam IV Diponegoro Susun Strategi Capai Target 2019
  • Follow Us!

Pendam IV Diponegoro Susun Strategi Capai Target 2019 

BERITA SEMARANG – Sejalan dengan semangat good governance dan reformasi birokrasi, satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro terus berupaya dan bertekad meningkatkan kinerjanya, termasuk diantaranya Pendam IV Diponegoro sebagai salah satu Badan Pelaksana (Balak) yang memiliki peran cukup strategis dalam melaksanakan penerangan umum maupun penerangan satuan di wilayah Kodam IV Diponegoro, Jawa Timur.

“Agar tugas tersebut dapat berjalan optimal sesuai target yang diharapkan, para perwira harus dapat menyusun strategi dan memberdayakan semua unsur yang ada secara terstruktur,” ungkap Kapendam IV Diponegoro, Kolonel Zaenudin, saat evaluasi pelaksanaan program Pendam 2018 dan memberikan arahan kepada para perwira Pendam IV Diponegoro memasuki program kerja tahun 2019, yang berlangsung di Aula Pendam IV Diponegoro, Kamis (10/1/2019).

Hadir dalam kegiatan rapat tersebut Waka Pendam, Letkol Kav Susanto, para Kasi, Kaur dan Paur Pendam IV Diponegoro.

Menurut Kapendam, pada tahun anggaran 2019, Pendam harus terus melakukan pembenahan dengan meningkatkan kinerja setiap personel dan masing-masing seksi.

“Program kerja sebagai bagian dari sistem harus disusun dan direncanakan dengan baik, terarah dan terukur agar hasilnya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu penyusunan program maupun strategi pencapaian sasaran harus dilaksanakan secara cermat, memperhatikan evaluasi pelaksanaan program tahun sebelumnya dan terkoordinasi, dengan melibatkan dan memberdayakan semua unsur staf,”  papar Kapendam.

“Setiap program harus terencana, terarah dan terukur dengan output dan outcome yang jelas. Jangan sampai program kerja seperti rencana bangun tidur,” tegas dia.

Ditegaskan, bahwa struktur yang telah ada harus mampu diberdayakan semaksimal mungkin. “Jangan memilih-milih personel. Kalau masih ada yang kekurangan baik personel maupun sarana prasarana, kita harus cerdas untuk menutupinya sehingga kualitas kinerja meningkat dan kapasitas tetap optimal,” tandasnya. (Nining)

 

Biro Semarang

Comments

comments