Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Juni 27, 2019
Halaman Home » Berita Lain » 2.923 Prajurit TNI AD Fokus Bantu Korban Tsunami Banten-Lampung
  • Follow Us!

2.923 Prajurit TNI AD Fokus Bantu Korban Tsunami Banten-Lampung 

BERITA SEMARANG – Pasca tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12) lalu, satuan jajaran TNI AD bersama intansi terkait yang ada di Lampung fokus melakukan upaya penyelamatan, evakuasi dan berbagai kegiatan penyokong lainnya.

Hal itu disampaikan Kapendam II/Swj, Kolonel Inf Djohan Darmawan dalam rilis Dispenad yang diterima Beritaekspres.com di Semarang, Minggu (30/12/18).

Dijelaskan, Satgas di Bawah Kendali Operasi (BKO) Danrem 043/Gatam, Kolonel Kav Erwin Djatniko masih terus melakukan upaya penyelamatan, evakuasi dan pendataan korban, serta berbagai kegiatan penopang lainnya bagi masyarakat terutama yang berada di pengungsian.

“Sampai hari ini Satgas masih berada di lapangan untuk bantu evakuasi korban yang belum ditemukan, pembersihan sisa puing-puing bangunan yang rusak, pemberian bantuan makanan dan pengobatan kepada masyarakat di pengungsian,” jelasnya.

Diungkapkannya, dampak yang ditimbulkan tsunami Selat Sunda menimbulkan kerusakan diantaranya 1 puskesmas, 7 hotel, 7 masjid, 6 sekolah, 25 warung kuliner dan 190 unit perahu rusak berat.

Berdasar data yang ada, kerusakan bangunan rumah yaitu 543 unit rusak berat, 70 rusak sedang dan 97 rusak ringan. Sedang data pengungsi di Lampung hingga hari ke-8 pasca tsunami Selat Sunda mencapai 7.492 orang dari 36 tempat pengungsian.

Djohan katakan, bahwa dalam beberapa waktu terakhir ini lebih fokus kepada upaya penyelematan dan evakuasi warga di Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku yang beberapa hari sebelumnya terkendala akan transportasi.

“Termasuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan dari Kasad, Persit (Persatuan Istri Tentara) dan mitra TNI yang dikirim serentak 3 hari yang lalu serta berbagai bantuan pihak lainya,” imbuh Djohan.

Sementara Danyon Mandala Yudha, Kolonel Inf Michael Asmi mengatakan, pasukan yang dipimpinnya hingga kini masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban serta membantu penyaluran logistik.

“Pasukan dari Yon Mandala Yudha yang diterjunkan saat ini telah mencapai 1 kompi dan di BKO kan ke jajaran Korem 064 Maulana Yusuf,” jelas Asmi.

“Sesuai perintah, saat ini kita difokuskan untuk melakukan upaya bantuan penyelamatan, evakuasi, pembersihan puing dan pembukaan akses di wilayah Kecamatan Sumur yang sempat terisolir, termasuk mendistribusikan bantuan dari Kasad, Persit dan Mitra TNI yang kemarin di dorong dari Mabesad. Alhamdulillah, bantuan tersebut dapat terdistribusi dengan lancar,” imbuhnya.

Terkait dengan korban, pihaknya telah berhasil mengevakuasi korban meninggal sejumlah 54 orang jenazah. “Tim kita masih terus melakukan pencarian terhadap orang yang masih hilang di Kecamatan Sumur,” ujar dia.

Berdasarkan data, pasukan TNI AD yang ada di Banten dan Lampung mencapai 2.923 orang, diantaranya 1.845 orang di BKO kan kepada Korem 064/MY di wilayah Banten dan 1.088 orang di BKO kan kepada  Korem 043/Gatam di wilayah Lampung. Tidak hanya perkuatan personel saja, namun juga sarana transportasi truk, helikopter Penerbad, dapur lapangan, fasilitas Rumah Sakit Lapangan dan lainnya. (Nining)

 

Biro Semarang

 

Comments

comments