Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, November 12, 2019
Halaman Home » Parlementaria » Komisi I DPRD Kota Bekasi Sidak PT. Brigeston Tire Indonesia
  • Follow Us!

Komisi I DPRD Kota Bekasi Sidak PT. Brigeston Tire Indonesia 

BERITA BEKASI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi bersama Lurah setempat dan sejumlah warga melakukan inspeksi mendadak (sidak) PT. Brigestone Tire Indonesia, Jumat (28/12/2018). Sidak Komisi 1 dilakukan menindak lanjuti aduan warga RT05/RW01, Kampung Sawah PLN, Kelurahan Harapanjaya, Bekasi Utara beberapa waktu lalu.

Namun, kedatangan Wakil Komisi I DPRD kota Bekasi, Rony Hermawan bersama Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Mahrul Falak ke PT. BTI tidak diterima oleh satu pun pihak Manajemen Pabrik yang berlokasi di Bekasi Utara tersebut. Keamanan pabrik sebut bahwa pihak yang mempunyai wewenang sedang cuti, jadi tidak bisa menemui para Anggota Dewan.

“Kami kesini untuk menindaklanjuti adanya aduan warga yang menuding pihak perusahaan belum ada kontribusi dalam bentuk program CSR ke masyarakat sekitar,” kata Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Mahrul Falak dan didampingi Wakil Komisi I DPRD Kota Bekasi, Rony Hermawan.

Menurut legislator Partai Golkar ini, mestinya pihak perusahaan harus memperhatikan apa yang diperlukan oleh warga sekitar. Sebagai perusahan besar, mereka yang menginvestasikan usahanya di Kota Bekasi juga harus memberikan perhatian kepada masyarakat sekitar.

“Sekali lagi saya katakan bahwa warga RT05 punya hak untuk mendapat tanggungjawab jawab Sosial Corporate Social Responsibility atau CSR dari perusahaan karena mereka berdekatan langsung dengan perusahaan. Costnya pun harus lebih besar karena warga berbatasan langsung dengan perusahaan,” kata Mahrul.

Pihaknya juga sambung Mahrul, berencana akan memanggil perusahaan terkait untuk rapat bersama membahas keluhan warga. “Saya harap mereka bisa menghadiri undangan Komisi 1,” tutur Mahrul sembari juga menyampaikan kepada warga agar dibuatkan beberapa usulan terkait lingkungan, termasuk data pencari kerja.

Contohnya lanjut Mahrul, pembangunan jalan, musholla, pos ronda dan kegiatan karang taruna yang memang bisa dikerjasamakan oleh perusahaan. Sebab hal itu juga tertuang di Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi yang menekankan perusahaan untuk bisa menerima warga sekitar sebagai karyawan.

“Kita juga nantinya akan mengcek dan memantau berapa persen CSR yang diterima warga yang berbatasan langsung dengan perusahaan,” ungkap Mahrul.

Untuk rencana pemanggilan, terang dia pihaknya akan menjadwalkan pertemuan di petengahan bulan Januari. “Saat pertemuan nanti, kami juga harapkan agar warga sekitar khususnya RT 05 bisa datang termasuk dinas terkait dan juga lurah dan camat.” tutupnya. (Adv/Edo)

Comments

comments