Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Maret 24, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Amin Fauzi Minta Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi Tegas
  • Follow Us!

Amin Fauzi Minta Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi Tegas 

BERITA BEKASI – Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Golkar Jawa Barat, Mohammad Amin Fauzi menilai terlalu dini Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Kabupaten Bekasi mengajukan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

Bahkan hal tersebut dinilai bertentangan dengan kebijakan Partai Golkar itu sendiri, baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat Pusat. Terlebih lagi, isu ini semakin berkembang dan tarik menarik kepentingannya semakin kencang.

“Saya ingin meluruskan isu ini. Bahwa Partai Golkar Kabupaten Bekasi saat ini sudah memiliki Plt Ketua yaitu saudara Yoyo Yahya yang menggantikan ibu Neneng yang saat ini tengah berperkara di KPK,” ujarnya kepada Beritaekspres.com, Sabtu (8/12/2018).

Pelaksana Tugas (Plt) sambung Amin, itu ditunjuk untuk menjaga marwah Partai secara kolektif dan kolegial dan kebijakan partai secara utuh.

“Semestinya, pengurus Golkar Kabupaten Bekasi baik di tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten harus mengikuti arahan dan kebijakan Partai yang disampaikan melalui Saudara Yoyo Yahya yang ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi,” jelasnya.

Mereka lanjut Amin, 2/3 PK yang menandatangi pengajuan Musdalub itu silahkan saja, tapi ingat ada klausul yang merupakan pertimbangan baik dari Bappilu Jabar maupun Pusat.

“Selain itu ada intruksi Ketua Umum, bahwa Musda baik ditingkat Kabupaten maupun Provinsi boleh diadakan setelah Pileg dan Pilpres selesai, agar fokus kepada pencalegan dan pemenangan Capres,” tegas Amin.

Amin pun menilai, terlalu pagi jika PK-PK tersebut mengajukan (Musdalub) disertai dengan penetapan nama bakal calon Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Bekasi. Seharusnya PK tersebut berkaca kepada aturan Partai yang sudah dijalankan.

“Saat Pa Setnov tersandung kasus ditunjuklah Idrus Marham sebagai Plt kemudian disepakati Musdalub baru muncul nama bakal calon dan ajang dukung mendukung dilaksanakan. Lah ini belum ada kesepakatan hasil rapat dari internal DPD Kabupaten Bekasi untuk mengajukan Musdalub ke Provinsi udah muncul nama bakal calon. Ambisi boleh tapi jangan ambisius yang menghalalkan segala cara,” ucapnya.

Untuk itu tambah Amin, dirinya meminta kepada PLt Ketua Golkar Kabupaten Bekasi untuk mengambil langkah tegas jika ada kader Partai yang tidak loyal atau tidak mentaati aturan Partai.

“Ada PK yang membangkang saya tegaskan kepada Sekjen, kalau tidak loyal kepada Plt dan melanggar AD/ART beri peringatan 1,2,3 bila perlu diberhentikan dan itu pernah saya lakukan waktu menjadi Plt DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi dan Kota Depok,” pungkasnya. (De/Mul)

 

Biro Kabupaten Bekasi

Comments

comments