Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Desember 19, 2018
Halaman Home » Bekasi Kota » Ukirnas Bekasi Siap Hadapi Laporan Hinca Panjaitan 
  • Follow Us!

Ukirnas Bekasi Siap Hadapi Laporan Hinca Panjaitan  

BERITA BEKASI – Ulas Kriminologi Nasional (Ukirnas) Bekasi menegaskan siap menghadapi laporan hukum Sekjen DPP Partai Demokrat (DP), Hinca Panjaitan ke Polrestro Kabupaten Bekasi, terkait video posisi Hinca sebagai Komisaris Independen Lippo Group dan perannya dalam kasus suap Meikarta yang sempat viral di masyarakat.

“Kami akan mengikuti proses hukum. Kemarin Bang Syuhadi (Ketua Umum Ukirnas Bekasi) sudah memenuhi panggilan penyidik. Dan sudah memberikan keterangan yang dibutuhkan,” kata Sekjen Ukirnas Bekasi, Boy Nurjaya kepada Beritaekspres.com, Rabu (5/12/2018)

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum Ukirnas Bekasi, Syuhadi Hairussyukur, telah membuat video melalui media whatsapp mengenai Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan yang juga ternyata adalah salah satu Komisaris Independen di Lippo Group. 

Dalam video tersebut Syuhadi menyebut Hinca telah mendapatkan kavling rumah dan uang begitu banyak serta kemewahan dari Lippo Group. 

Bahkan dirinya meminta agar KPK menangkap Hinca Panjaitan sebagai orang dibalik skandal besar Meikarta di Kabupaten Bekasi. Jika Hinca tidak diamankan, pihaknya sebagai rakyat Bekasi akan melakukan aksi demo ke DPP Partai Demokrat. 

“Saya berharap, Pak SBY untuk mendengarkan SAKIT HATI NYA RAKYAT BEKASI, setelah mengetahui salah satu orang dibalik SKANDAL BESAR MEIKARTA adalah SEKJEN DPP PARTAI DEMOKRAT. Ingat itu….!!!,” ungkapnya dalam video tersebut. 

Video yang diviralkan kepada para kader dan pengurus Partai Demokrat tersebut langsung mendapatkan klarifikasi dari Ibu Ani Yudhoyono saat melakukan perjalanan menuju Tawangmangu.

Dalam klarifikasi tersebut, Hinca diakui memang pernah menjadi lawyer di Group Lippo tetapi bukan merupakan salah satu Komisaris Independen Meikarta. 

Mengenai video dan foto Hinca bersama James Riadi dan Luhut Binsar Panjaitan saat acara topping off 5 tower Meikarta yang beredar selama ini, Ibu Ani menyebut Hinca dipaksa untuk maju setelah James Riadi dan Luhut mengetahui ada Hinca di tengah undangan.  

Dalam klarifikasi tersebut, Hinca pun disebut akan menemui pihak yang mengedarkan video tersebut untuk menjelaskan posisinya. Dan akan melaporkannya kepada penegak hukum atas dasar pencemaran nama baik, jika menolak untuk meminta maaf secara terbuka melalui saluran media yang sama. (DE/Mul)

 

Biro Kabupaten Bekasi

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments