Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Agustus 21, 2019
Halaman Home » Hukum » Istri Labora Sitorus: Jangan Eksekusi Dulu Suami Saya
  • Follow Us!

Istri Labora Sitorus: Jangan Eksekusi Dulu Suami Saya 

BERITA JAKARTA – Keluarga terpidana kasus pencucian uang Labora Sitorus, berharap belas kasih dari Menteri Hukum dan HAM. Pasalnya, mantan anggota polisi ini, akan di eksekusi paksa untuk dikembalikan ke ruang tahanannya meski masih terbaring di RS Pengayoman.

“Saya berharap pak Menteri Yasona Laoli memberikan pengertiannya. Suami saya masih terbaring di ruang perawatan, jangan di eksekusi dulu pak. Biarkan suami saya menjalani perawatan dengan baik,” kata Sandrintje, istri Labora, di RS Pengayoman, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (30/11/2018).

Dikatakan Sandrintje, suaminya saat ini dalam kondisi hanya satu tangannya yang dapat digerakkan karena sebelumnya mengalami stroke. Selain itu, dari pengecekan diketahui gula darahnya saat ini diatas 200. “Karena itu kami minta dengan sangat ke Pak Menteri, biarkan suami saya sembuh dulu,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Labora, Janres Sihaloho SH menambahkan, pihaknya sangat menyesalkan langkah yang diambil lembaga pemasyarakatan (lapas) Cipinang. Pasalnya, kondisi Labora yang belum sehat namun malah di eksekusi paksa. “Makanya begitu tadi dapat kabar, kami dan keluarga langsung datang ke sini (lapas),” ujarnya.

Menurut Janres, eksekusi paksa itu sendiri dinilai cukup aneh karena pihak lapas datang dan bilang mau donor darah. Hal itu dinilai tidak masuk akal, apalagi kondisi Laora saat itu tidak sehat. “Dan pagi tadi datang surat dari rumah sakit dan lapas mau menjemput paksa karena menyebut kesehatan beliau sudah pulih, ini aneh,” ujarnya.

Karena itu, Janres berharap, biarkan dahulu Labora untuk menjalani perawatannya. Karena begitu sudah pulih, pastinya semua bisa berjalan sesuai upaya hukum yang akan kami jalankan. “Setidaknya pikiran dan kesehatannya pulih dulu. Karena dalam menghadapi upaya hukum yang beliau jalankan, semua harus sehat,” ungkapnya.

Labora Sitorus merupakan mantan anggota polisi berpangkat Aiptu yang memiliki rekening gendut. Terpidana kasus pencucian uang dan pembalakan liar yang di vonis 15 tahun penjara awalnya mendekam di Lapas Sorong. Namun pemerintah pusat memindahkan ke lapas Cipinang, dengan alasan mudah dipantau dan mendapat perawatan serta fasilitas kesehatan yang memadai. (Steve)

Comments

comments