Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Juli 21, 2019
Halaman Home » Pojok Kasus » Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi Akui Ijazah DT Bermasalah
  • Follow Us!

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi Akui Ijazah DT Bermasalah 

BERITA BEKASI – Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Nugraha, mengakui bahwa ijazah yang digunakan DT sebelumnya bermasalah namun demikian ijazah yang saat ini digunakan yang bersangkutan sudah dicek keasliannya.

“Soal ijazah DT yang lalu saya kurang paham, tapi yang pasti untuk saat ini, sudah dicek keasliannya,” terang Nugraha ketika dihubungi Beritaekspres.com, Jumat (16/11/2018) lalu.

Dari awal sambung Nugraha, dirinya sudah mengingatkan meski tidak mengetahui secara persis ijazah yang dipergunakan DT pada tahun 2014 lalu namun dirinya mengaku sudah menwanti-wanti.

“Karena ditahun itu saya belum jadi Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi, tapi saya sudah mengingatkan jangan pake yang lama karena bermasalah,” ungkapnya.

Jadi tambah Nugraha jika ada persoalan masa lalu tentang ijazah DT, bukan menjadi urusannya. “Buat saya kalo yang lalu bukan urusan saya yang penting dimasa kepemimpinan saya tidak mau ada masalah seperti yang lalu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tertutup kaitan dugaan ijazah palsu yang sebelumnya digunakan salah satu oknum Dewan DPRD Kabupaten Bekasi berinisial DT yang kini kembali maju pada pemilihan Legislatif 2019 mendatang.

Pada awal periode sebelumnya 2014-2019, 3 nomor ijazah DT dipersoalkan karena yang terdaftar bukan nama yang bersangkutan melainkan nama orang lain. Hal itu, diperkuat dengan surat keterangan dari Suku Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi (Sudin Dikmenti) Jakarta Pusat dan Jakarta Utara tertanggal 25 Juli 2008 lalu.

Selain adanya surat keterangan dari Sudin Dikmenti, juga adanya surat keterangan dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) PANBI dan PKBM MBUN Paket C yang menyatakan bahwa nama tersebut tidak terdaftar baik kelulusan tahun 2007 – 2008.

Namun fakta itu, tidak menghalangi DT lolos periode awal 2014-2019 dan kembali maju untuk kedua kalinya di Legislatif 2019 mendatang periode 2019-2024. (Indra/Mul)

Comments

comments