Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Juni 27, 2019
Halaman Home » Pendidikan » Hari Guru, Ratusan Murid SMPN 209 Basuh Kaki Guru
  • Follow Us!

Hari Guru, Ratusan Murid SMPN 209 Basuh Kaki Guru 

BERITA JAKARTA – Ratusan pelajar SMPN 209 Kramat Jati, Jakarta Timur, mendadak terharu saat perayaan Hari Guru Nasional di sekolahnya, Senin (26/11/2018). Sebagian dari mereka, bahkan meneteskan air matanya. Di Hari Guru ini, mereka juga membasuh kaki gurunya  dengan air kembang.

Perayaan Hari Guru Nasional dan HUT ke-73 PGRI di SMPN 209 Kramat Jati ini penuh dengan khidmat. Kegiatan diawali dengan upacara, tasyakuran dan doa bersama. Kemudian final lomba voli, ajang mencari bakat, seperti pencak silat, menari dan menyanyi.

Setelahnya, kegiatan dilanjutkan dengan membasuh kaki 12 guru yang duduk di kursi yang disiapkan panitia dilapangan. Secara bergilir, puluhan murid langsung membasuh kaki guru menggunakan air kembang. Guru yang dibasuh kakinya membelai kepala muridnya sambil mendoakan agar kelak menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara.

Suasana ini sepertinya menjadi haru bagi siswa dan siswi maupun  guru. Terlebih saat murid bersimpuh di pangkuan guru  meneteskan air matanya. Suasana makin haru saat lagu berjudul Hymne Guu diputar berkali-kali di sound sistem yang ada, sontak ratusan murid lainnya yang menyaksikan pemandangan ini menangis tersedu-sedu.

Kepada Beritaekspres.com, Wina (14)  salah satu siswi kelas 7 mengaku terharu karena suasananya memang haru. Apalagi saat ia membasuh kedua kaki gurunya dan bersimpuh di pangkuannya, merasakan ia tengah berhadapan dengan orangtua kandungnya sendiri.

“Guru saya anggap sebagai orangtua kedua kami. Setiap hari membimbing muridnya dengan tekun dan sabar. Walau murid nakal tapi guru tetap sabar,” ungkap Wina.

Sementara, Kepala SMPN 209 Muhammad Toyib Ali, mengatakan, di Hari Guru Nasional ini pihaknya merayakan dengan sederhana. Berbagai kegiatan edukasi diberikan pada para muridnya, termasuk kegiatan membasuh kaki para guru.

Tujuannya sambung M. Toyib, agar siswa lebih patuh dan hormat pada guru, layaknya mereka menghomati kedua orangtuanya di rumah. “Tujuan membasuh kaki guru ini sebagai bentuk ucapan terimakasih. Bahwa murid telah dididik dan diberikan motivasi, pengayoman dari guru,” kata Toyib.

Harapannya tambah M. Toyib, saat guru mendoakan pada muridnya ini semua terkabulkan. “Dimana kelak anak bisa menggapai cita-citanya dan berguna bagi nusa dan bangsa. Guru juga selalu tulus dan ikhlas dalam mengajar di sekolah. Kemudian berharap Pemprov DKI terus memberikan dukungannya pada para guru,” pungkasnya. (Steve)

Comments

comments