Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Maret 22, 2019
Halaman Home » Pendidikan » Ubhara Gelar Penyuluhan Hukum UU ITE di SMKN 1 Kabupaten Bekasi
  • Follow Us!

Ubhara Gelar Penyuluhan Hukum UU ITE di SMKN 1 Kabupaten Bekasi 

BERITA BEKASI – Mahasiswa dan Dosen Universitas Bhayangkara (Ubhara) Jakarta Raya menggelar penyuluhan hukum Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Nomor 19 Tahun 2016 di Sekolan Menengah Kejuruan Negri (SMKN) 1 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu  (3/11/2018). Penyuluhan itu bentuk pencegahan dini informasi berita hoaks dan ujaran kebencian.

Kepada Beritaekspres.com, Dosen Pembimbing Mahasiswa, Herbert Napitupulu mengatakan, kegiatan yang dilakukan pihaknya sebagai bentuk pencerahan bagi para kalangan pelajar yang sebagai penerus bangsa, dalam menyikapi transaksi percakapan di dunia maya. Selain itu, masih banyak para siswa yang belum mengetahui tentang produk hukum UU ITE.

“Pelajar harus cerdas dalam menggunakan media sosial. Karena, media sosial ini ada bentuk positif dan negatif. Kepada para siswa harus tahu kebenarannya dulu saat menerima broadcast sebelum menyebarkan kembali kepada orang lain. Sebab, berita hoaks tersebar berdasarkan kecepatan dari pada kebenarannya,” terang Herbert.

Selain itu, para pelajar harus tahu juga dampak dari menyebarkan isi informasi yang diterima sebelum disebarkan. “Karena, kalau isi informasi yang disebarkan positif akan berdampak manfaat yang sangat baik. Namun kalau isi informasi itu tidak benar. Penyebarnya akan mendapatkan jeratan hukum. Kenapa bisa terjadi?. Karena minimnya pemahaman aturan hukum yang diketahui oleh para siswa,” jelasnya. 

Sementara, Kordinator Mahasiswa, Iksan Nurhadi, menyampaikan cara bijak dalam menggunakan intetnet untuk yang positif dan bermanfaat, sehingga hal tersebut perlunya pemahaman bagi para siswa. “Banyak berita hoaks dan ujaran kebencian yang setiap tahun meningkat. Apalagi, ujaran dan berita hoaks juga menyerang Presiden Indonesia, Joko Widodo yang dituduhkan keturunan PKI,” ungkapnya.

Dengan adanya penyuluhan itu, siswi SMKN 1 Tambun Selatan Putri, sangat mengapresiasi kepada para mahasiswa Universitas Bhayangkara yang melakukan penyuluhan UU ITE karena penyuluhan tersebut sangat bermanfaat untuk para pelajar.

“Penyuluhan itu sangat bermanfaat banget. Karena kita jadi tahu soal hukuman jika menyebarkan berita bohong dan pesan-pesan yang bersifat memancing kebencian, akan mendapatkan hukuman yang tinggi dan denda yang cukup besar,” pungkasnya. (De/Mul)

Biro Kabupaten Bekasi

Comments

comments