Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Desember 10, 2019
Halaman Home » Otomotif » POC Gugat Menkum-Ham Terkait SK Pajero Owner Comminiti
  • Follow Us!

POC Gugat Menkum-Ham Terkait SK Pajero Owner Comminiti 

BERITA JAKARTA – Ketua Umum Pajero Owners Community (POC) versi JokoTrianto melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mendaftarkan dua gugatan sekaligus dengan register perkara No:176/G/2018/PTUN Jakarta dan perkara No:177/G/2018/PTUN Jakarta, menggugat Kementerian Hukum dan hak Asasi Manusia RI dengan objek gugatan Surat Keputusan (SK) No.AHU-0008303.AH.01.07 Tahun 2018, Tanggal 2 Juli 2018 dan No.AHU-0008748.AH.01.07 Tahun 2018 tanggal 13 Juli 2018.

Kepada Beritaekspres.com, Masrin Tarihoran selaku kuasa hukum dari Pajero Owners Community (POC) mengatakan, masalah yang digugat karena mereka menggunakan nama yang sama dengan nama komunitas kliennya yaitu Pajero Owners Community (POC) yang telah kita miliki sejak dari awal dan telah berbadan hukum serta di sahkan Kemenkum-HAM RI.

“Kalau mereka ingin membuat Comunitas dengan nama yang lain itu tidak masalah silakan saja itu hak mereka atau orang lain untuk membuat perkumpulan, karena kebetulan mereka menggunakan nama yang sama hanya perbedaannya kami Pajero Owners Community (POC). Sementara yang mereka buat tulisannya Pajero Owner Comminiti (POC), tapi disingkatnya POC juga. Itukan sama saja, hanya beda huruf ‘Y’ dan ‘I’ inilah akhirnya kami gugat,” terangnya, Jumat (2/11/2018). 

Sebelumnya sambung Masrin, kami sudah meminta agar Kemenkum-HAM RI memblokir permohonan itu, tapi yang terjadi dalam satu minggu mereka sudah menerbitkan dua SK. “Gugatan dilayangkan, karena mereka semua para pendiri Pajero Owner Comminiti (POC baru-red) adalah mantan anggota. Mungkin salah satunya juga mantan founder kita,” tandas Masrin.

Sementara, Joko Trianto sebagai Ketua Umum (Ketum) Pajero Owners Community (POC) mengatakan, pada dasarnya sama apa yang dikatakan kuasa hukum. “Intinya karena ada satu kepahaman dan kesepakatan yang kita permasalahkan adalah nama yang sama, karena kita sudah nasional, punya 18 chapter sangat tidak nyaman apabila ada nama yang sama dan bergeraknya pun sama nanti masyarakat atau aplisiasi yang bekerjasama dengan kita akan dibuat bingung,” jelasnya.

Dikatakan Joko, pihaknya sudah bekerjasama dengan perhotelan, bengkel-bengkel resmi, Badan Narkotika Nasional (BNN), Dinas Pariwisata kalau kemudian tiba – tiba mereka menggunakan nama yang sama nanti akan ada pertanyaan mana nama POC yang benar?. Maka sebelum kearah sana, kita coba untuk memahamkan mereka alangkah baiknya mereka menggunakan nama lain.

“Kita juga pernah ada yang ingin memisahkan diri dengan nama lain itu tidak masalah kami masih bertemankan. Perlu diketahui apabila namanya sama akan terjadi sesuatu dalam tanda kutip, yang pertama masyarakat akan dibuat bingung dan yang kedua apabila ada kegiatan terjadi sesuatu sekali lagi dalam tanda kutip merugikan pihak lain yang pastinya kita (POC versi Lama) akan terkena dampaknya karena kita lebih dikenal,” imbuhnya.

Lebih lanjut Joko mengatakan, Komunitas Otomotif Pajero Owners Community (POC) ini di bentuk di Jakarta pada tanggal 24 Juli 2010, dengan tujuan menjalin persaudaraan dan saling tukar menukar informasi (Sharring) mengenai kendaraan Mitsubishi Pajero, khususnya Pajero Sport.  

Pajero Owners Community adalah organisasi komunitas pemilik pajero yang telah berbadan hukum dan terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No.AHU-0004844.AH.01.07 Tahun 2016.

POC sendiri, sudah menanda tangani MoU dengan Badan Narkotika Nasional dalam mendukung kampanye Anti Narkoba, dimana di setiap kegiatan POC selalu memasukan agenda Kampanye Anti Narkoba dan didukung penuh oleh BNN Pusat dan BNN Daerah. “Pajero Owners Community juga terdaftar di Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Indonesia Off-Road Federation (IOF),” pungkasnya. (Bambang/Eddy)

Comments

comments