Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Agustus 26, 2019
Halaman Home » Pojok Kasus » Neneg Ditangkap KPK, Ketua PP Kabupaten Bekasi Bersyukur  
  • Follow Us!

Neneg Ditangkap KPK, Ketua PP Kabupaten Bekasi Bersyukur   

BERITA BEKASI – Terkait penangkapan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasanah Yasin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin 15 Oktober 2018 malam lalu, dalam kasus dugaan suap megah proyek Meikarta, membuat Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, H. Apuk Idris angkat bicara.

Kepada Beritaekspres.com, H. Apuk mengungkapkan, Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi, selalu mengkritisi setiap kebijakan Bupati Bekasi jika itu tidak benar. Tapi jika kebijakannya benar dan pro kepada masyarakarat Bekasi, PP selalu mendukung.

“Kami PP selalu aktif mengkritisi jika kebijakan itu tidak benar. Tapi sebaliknya, kami akan mendukung penuh jika kebijakan itu pro masyarakat,” terang H. Apuk disela-sela rapat rutinitas bulanan perwakilan anak Cabang (PAC) di Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018) kemarin.

Pasca Bupati Bekasi non aktif Neneng Hasanah Yasin Kena Oprasi Tangkap Tangan ( OTT) oleh KPK dalam dugaan terima suap perizinan Meikarta, Ketua MPC PP Kabupaten Bekasi ini, melontarkan kata “Syukur “.

“PP Kabupaten Bekasi sudah jelas tidak pernah mendukung Neneng. Bahkan setiap kebijakan Bupati Bekasi kala dipimpin Neneng yang tidak pernah pro rakyat selalu kita kritisi. Jadi itu mah udah jelas kesalahan si Neneng kalau ditangkap KPK,” sindirnya.

Kalau Kepala Daerah serakah sambung H. Apuk, selalu memperkaya dirinya sendiri sudah tentu Kepala Daerah tersebut harus bertanggung jawab. “Masa masyarakat Kabupaten Bekasi yang bertanggung jawab,” pungkas. (De/Mul)

 

Biro Kabupaten Bekasi

Comments

comments