Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Februari 24, 2020
Halaman Home » Berita Daerah » PT. BSI Berhasil Mencatat 10 Juta Jam Tanpa Kehilangan Jam Kerja
  • Follow Us!

PT. BSI Berhasil Mencatat 10 Juta Jam Tanpa Kehilangan Jam Kerja 

BERITA BANYUWANGI – Dipertambangan merupakan pekerjaan yang memiliki tingkat resiko kecelakan yang tinggi karena penggunaan alat berat dan bahan – bahan berbahaya serta lokasi kerja yang sangat ekstrim sehingga berpotensi menimbulkan kecelakan hingga kehilangan jam kerja.

PT. Bumi Suksesindo (BSI) adalah anak perusahaan dari PT. Merdeka Copper Gold, Tbk. PT. Bumi Suksesindo telah secara nyata memperaktekan kaidah – kaidah penambangan secara baik (good mining pratices)

Kepada Beritaekspres.com, Direktur PT. Bumi Suksesindo, Boyke Abidin mengatakan, bahwa kesuksesan hingga mencapai 10 juta jam tanpa kehilangan jam kerja itu tidak datang begitu saja, namun melalui usaha yang keras dan komitmen yang tinggi terhadap Kesehatan Keselamatan kerja (K3).

“Prestasi ini merupakan keterlibatan semua orang didalam operasi Tujuh Bukit. Mereka tidak hanya bekerja keras tapi juga berkomitmen terhadap Kesehatan Keselamatan Kerja K3. Kita akan berusaha mempertahankan hal ini dengan cara bekerja dengan disiplin agara kedepan semakin sefty,” terangnya, Senin (22/10/2018).

Dikatakan Boyke, perusahaan tambang dengan rekor 10  juta jam kerja tanpa eksiden dalam kurun waktu 2 tahun, itu didunia tidak banyak. “Jika PT. BSI bisa mencapai rekor itu maka, termasuk tambang kelas dunia dalam segi keamanannya,” tandas Boyke.

Sementara itu, Setiajit Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasinya yang luar biasa terhadap PT. BSI mencapai 10 juta jam, kerja tanpa hilang.

“Disini sistem menajemen K3 keselamatan kesehatan kerja sangat bagus, saya yakin disini bisa dicegah kecelakan seminim mungkin dan kami bangga PT. BSI bisa seperti ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, PT. BSI untuk memastikan setiap karyawannya yang terlibat dalam operasi tujuh bukit berkomitmen menjalankan K3, seperti menerapkan perangkat kerja aman seperti Ok-KAN, Tahan, Takon 7, JSEA dan Golden rules.

Semua prangkat dibuat untuk memastikan setiap pekerja memahami jenis pekerjaannya, potensi bahayanya dan bagaimana cara mengatasi bahya yang mungkin timbul.

PT. BSI dalam menerapkan K3 menunjukan bahwa perusahaan dengan penanaman modal dalam negeri (PMDN) selain menjaga bisnis proses yang efesian juga mengutamakan kesejahteraan para pekerjanya.

Hal ini selaras dengan visi perusahaan induk PT. Merdeka Copper  Gold (MCG) untuk menjadi perusahaan nasional berskala Internasional. (Rony)

Biro Banyuwangi

Comments

comments