Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Dishub Kota Bekasi Stop Truk Sampah Milik Pemprov DKI
  • Follow Us!

Dishub Kota Bekasi Stop Truk Sampah Milik Pemprov DKI 

BERITA BEKASI – Dinas Perhubungan Kota Bekasi menghentikan puluhan truk sampah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang melintas di wilayah Kota Bekasi. Tindakan tegas itu dilakukan, lantaran belum adanya kejelasan terkait perjanjian kerja sama kemitraan antara dua daerah tersebut.

Pantauan Beritaekspres.com, dilokasi, truk-truk mengangkut sampah yang keluar dari Tol Bekasi Barat diberhentikan aparat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi di depan pusat perbelanjaan Mega Bekasi Hyper Mal, Jalan Ahmad Yani.

Truk-truk sampah itu seperti biasanya beriringan menuju ke TPST Bantargebang Kota Bekasi. Usai dilakukan pemeriksaan, truk sampah milik DKI ditahan di sekitar Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

Menanggapi hal itu, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, Pemerintahnya melakukan tindakan tegas tersebut karena belum adanya kejelasan mengenai perjanjian kerja sama dengan Pemprov DKI terkait pemanfaatan lahan TPST Bantargebang.

“Kita kan dengan DKI itu sudah ada perjanjian kerja sama atau MoU, kami memberikan yang terbaik kepada DKI,” kata Rahmat, Rabu (17/10/2018).

Dalam perjanjian itu sambung Rahmat, ada kewajiban Pemprov DKI di Bantargebang terkait memanfaatkan lahan di sana sebagai penampungan sampah DKI Jakarta hingga 7000 ton setiap harinya.

“Dalam perjanjian itu, sifatnya wajib dan harus dilakukan Pemprov DKI dalam bentuk kompensasi kepada warga terdampak berupa uang tunai dan pembangunan infrastuktur sampai kepada pemulihan lingkungan. Nah ini yang sudah enggak jalan,” jelas Rahmat.

Dikatakan Rahmat, pada tahun-tahun sebelumnya, Pemprov DKI mengucurkan dana hibah kemitraan kepada Kota Bekasi untuk pembangunan fisik memperlancar jalur truk sampah Pemprov DKI.

Sejumlah pembangunan fisik diantaranya jembatan Jatiwaringin, Flay Over Rawapanjang dan Cipendawa dan lainnya. Setiap tahun nilai yang dikucurkan mencapai Rp200 miliar lebih.

“Ini sudah dievaluasi oleh seluruh warga masyarakat, jika dalam posisi penanganan sampah masih seperti sekarang ini, tidak ada sistem, maka masyarakat meminta untuk ditutup,” tandas Rahmat.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan, pihaknya melakukan penindakan terhadap truk sampah milik DKI yang melintas di Kota Bekasi. “Penindakan yang kita lakukan mulai hari ini,” tegas Yayan.

Sikap ini tambah Yayan, akan dilakukan terus menerus terhadap truk sampah milik Pemprov DKI sampai ada kejelasan dari DKI tentang peejanjian kemitraan dengan Kota Bekasi. “Tindakkan tegas ini terus kita lakukan sampai ada kejelasan,” pungkasnya. (Ndi)

Comments

comments