Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Maret 22, 2019
Halaman Home » Pendidikan » Walikota Bekasi Letakan Batu Pertama Bangun SMAN-21 Kota Bekasi
  • Follow Us!

Walikota Bekasi Letakan Batu Pertama Bangun SMAN-21 Kota Bekasi 

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Rahnat Effendi menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMAN-21 Kota Bekasi yang berlokasi di Kecamatan Jatiasih, tepatnya di Perumahan Sapta Pesona RW08, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (1/10/2018). Turut hadir, Perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat dan Direktur Eksekutif Summarecon Agung Tbk.

Walikota Bekasi Rahnat Effendi hadir didampingi Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Kadisdik, Kadisperkimtan, Kesbangpol, ASDA II dan pejabat-pejabat lainnya serta para tamu undangan dari unsur tokoh masyarakat dan tokoh agama. 

Kehadiran Walikota Bekasi, disambut hangat para murid SMAN-21 Kota Bekasi dengan tarian yang dipersembahkan para murid.

Acara pertama, dibuka Kepala Bagian Kerjasama Setda, Hanan Tarya yang menjelaskan maksud dari kegiatan adalah dalam rangka mewujudkan pelayanan dasar yang diberikan melalui sarana prasarana bangunan yang memadai serta minangkatkan daya tampung siswa SMA di Kota Bekasi. “Tujuannya adalah untuk mewujudkan pelaksanaan wajib belajar 12 tahun di Kota Bekasi,” terangnya.

Pembangunan SMAN-21 Kota Bekasi merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Sumarecon Agung Tbk yang akan segera dibangun 3 ruang kelas dengan rangka pondasi pembangunan untuk 3 lantai dibangun oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi.

SMAN-21 Kota Bekasi yang dibangun Summarecon Agung Tbk diharapkan dapat menampung para siswa yang kini masih menunmpang di SDN Jatimakmur 3 dan 4 Pondok Gede.

Direktur Eksekutif Sumarecon Agung Tbk, Albert Luhur menjelaskan, bahwa Summarecon Agung Tbk telah hadir di Kota Bekasi sudah 6 sampai 7 tahun lalu. Ketika kita membangun satu kota atau satu toungsip kita ingin memajukan Kota tersebut dengan memajukan masyrakat dan lingkungannya.

“Jadi kita dateng ke Kota Bekasi ini tidak semata-mata hanya untuk mencari keuntungan saja, tapi kita bersama-sama ingin memajukan Kota Bekasi dengan cara memberikan konstribusi dengan membangun sekolah SMAN-21 Kota Bekasi. Dan saya berharap nantinya murid-murid dapat belajar dengan baik dan nantinya para murid bisa memberikan konstribusi bagi Pemerintah Kota Bekasi dan negeri kita tercinta Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi, berharap agar SMAN-21 Kota Bekasi mampu berkembang secara bertahap, sehingga dalam menyelenggarakan pendidikan 12 tahun di Kota Bekasi bisa terwujud.

“Jangan pernah berbicara masalah kewenangan SMA itu kewenangan Presiden, kewenangan Gubernur, karena yang menjadi objek disini adalah anak didik warga Kota Bekasi, jadi Pemerintah wajib menyediakan sarana prasana pendidikan yang memadai,” ungkapnya.

Dan nanti sambung Rahmat, regulasinya juga diatur dalam proses penerimaan siswa. Jangan disini sudah ada SMAN-21 Kota Bekasi, tapi anak yang rumahnya di depan SMAN-21 tidak bisa masuk sekolah ini.

“Kekecewaan masyarak saat ini adalah ada sekolah yang dibangun di tanah fasos fasum mereka dari pajak mereka, tapi anak mereka tidak bisa menikmati, itu yang harus dirubah kedepannya,” tegas Rahmat.

Rahmat menjelaskan, tidak hanya sekolah ini yang dibantu melalui CSR dari Summarecon Agung Tbk, melaikan jembatan fly over yang begitu megah yang berda di depan kantor Pemerintahan Kota Bekasi menjadi milik pemerintah Kota Bekasi.

“Selain sebagai jembatan penghubung antara Kecamatan Bekasi Utara dengan Kecamatan Bekasi Selatan, merupakan salah satu pemecah kemacetan antara dua Kecamatan tersebut,” tandasnya.

Pantauan Beritaekspres.com, setelah semua rangakaian selesai dilanjut dengan prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Direktur Eksekutif Summarecon Agung Tbk, Albert Luhur dan perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat. (Adv/Edo)

Comments

comments