Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Juni 27, 2019
Halaman Home » Pendidikan » Puluhan Penghargaan Diraih SMP 3 Rogojampi Banyuwangi Jatim 
  • Follow Us!

Puluhan Penghargaan Diraih SMP 3 Rogojampi Banyuwangi Jatim  

BERITA BANYUWANGI – Bulan Agustus merupakan bulan perlombaan bagi sekolah karena berketepatan dengan perayaaan dalam memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia. SMP Negeri 3 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sendiri, dalam bulan Agustus kemarin berhasil meraih puluhan penghargaan.

Penghargaan itu diantaranya, lomba gerak jalan yang diselenggarakan Kabupaten Banyuwangi yaitu gerak jalan tradisional yang setiap tahun diselenggarakan. Sekolah tersebut meraih juara 2 dalam kategori SMP dan MTs baik grup laki maupun grup perempuan keduanya sama-sama mendapatkan juara 2.

Penghargaan tidak berhenti dilomba gerak jalan tradisional, namun dikegiatan yang lain seperti perlombaan ditingkat Kecamatan pun banyak diraih contoh lomba tenis meja, pramuka, Carnaval dan sebagainya. 

Seperti yang dibicangkan oleh kepala sekolah Sulis Widayanti saat ditemui oleh media dikantornya. Ia membeberkan prestasi yang didapat dalam kegiatan lomba – lomba dibulan Agustus.

“Kita dapatkan prestasi yang cukup gemilang ditahun ini. Kedepan, kita tetap ajarkan anak-anak prilaku yang positif agar selain pendidikan akademi juga non akademi bisa diraih dengan gemilang,” Kepala Sekolah SMP 3 Rogojampi, Sulis Widayanti saat berbincang dengan Beritaekspres.com, Rabu (26/9/2018) kemarin.

Di SMP 3 kata Sulis, para anak didiknya juga diajarkan keterampilan tangan agar nantinya bisa mengasah kekreatipan dan bisa menjadi bekal setelah selesai sekolah. “Hasil ketrampilan itu direkontruksi dari bahan daur ulang seperti kertas dan botol plastik,” terangnya.

Selain itu, mereka juga diajarkan menyulam dan membatik bahkan hasilnya mampu menembus pasar karena yang dibuat dari bahan bekas itu berbentuk alat yang memang sehari hari diperlukan oleh masyarakat. “Prodaknya, seperti tempat tisu, tas pinggang, miniatur gamelan dan kostum pesta dan lain lain,” tandasnya.

Ditambahkan Yanti, seorang guru didik seni budaya SMP 3 Rogojampi mengatakan, pihaknya mempunyai kewajiban untuk meningkatkan  seni budaya dan prakarya pada anak didik, karena itu trik menekan kepada siswa agar bisa meninggalkan permainan game yang sekarang marak pada anak usia mereka. “Tujuan dari pada itu agar anak anak mampu berkarya dan lebih mandiri,” pungkasnya. (Rony)

 

Biro Banyuwangi

Comments

comments