Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, November 13, 2018
Halaman Home » Bekasi Kota » Soal Isu Defisit, Ustadz Opang: Yakin OPD Kota Bekasi Mampu Mengatasi
  • Follow Us!

Soal Isu Defisit, Ustadz Opang: Yakin OPD Kota Bekasi Mampu Mengatasi 

BERITA BEKASIJajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah diusik dengan menyeruaknya kabar defisit keuangan yang menjadi beban APBD yang dikaitkan dengan beberapa program pemerintah yang sudah berjalan, termasuk program yang dinilai sangat pro-rakyat seperti program Kartu Sehat (KS) dan sebagainya. Namun demikian, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bekasi, Jawa Barat, tetap optimis.

Sikap itupun, mendapat apresiasi dari Calon Anggota DPRD Kota Bekasi Daerah Pemilihan (Dapil) Bekasi Utara, asal Partai Golkar, Ahmad Muzhoffar atau biasa disapa Ustadz Opang yang mengatakan, artinya jajaran OPD Pemkot Bekasi, masih memiliki kenyakinan dan semangat yang tinggi dalam mengatasi berbagai persoalan yang belakangan terus menerpa jajarannya.

“Kalo dalam kehidupan kita, optimis adalah suatu perasaan dimana seseorang memiliki keyakinan dan semangat dalam menjalani hidup didunia yang penuh rintangan dan perjuangan seperti saat ini. Rasa optimis perlu ditumbuh di dalam diri setiap manusia, karena dengan optimis seseorang akan memperoleh kemenangan dalam hidup,” terang Ustadz Opang ketika berbincang ringan dengan Beritaekspres.com, Jumat (14/9/2018).  

Meskipun sambung Ustadz Opang, datang beribu cobaan yang menerpa kita harus tetap berdiri dengan rasa optimis, karena itu sangatlah penting dalam menjalani hidup. Jangan pernah ragu dengan kemampuan yang kita miliki selama kita berusaha optimis selama itulah sukses dapat mendekati kita. Begitu juga dengan semangat yang dimiliki para OPD Pemkot Bekas saat ini.

“Kalau tidak salah, target pendapatan Pemkot Bekasi 2018 mencapai Rp5,38 triliun dengan rincian, PAD Rp2,43 triliun, dana perimbangan keuangan Rp1,68 triliun dan lain-lain. Dan untuk pendapatan daerah yang sah Rp1,27 triliun. Kalo data Bappenda 29 Agustus 2018 kemarin sudah mencapai Rp3,09 triliun atau 75,54 persen dari target,” katanya.

Artinya lanjut Ustadz Opang, masih ada sisa target pendapatan daerah yang harus dicapai sampai dengan akhir Desember 2018 sebesar Rp2,28 triliun. Dan sekarang masih ada sisah waktu selama 3,5 bulan untuk jajaran OPD Pemkot Bekasi kejar target itu hingga akhir tahun 2018, seperti penagihan PBB, pajak hotel, pajak restoraan, pajak reklame, pajak parkir, pajak air tanah dan pajak hiburan yang masih tertunggak.

“Kita selaku masyarakat sebaiknya turut mendukung dan berikan semangat kepada jajaran Pemerintah Kota Bekasi sebagai pengelolaan keuangan masyarakat. Pemerintah hanya mengelola, mengurus dan semuanya kembali lagi untuk masyarakat. Jadi ya kita doakan agar semua tercapai dan masyarakatnya bisa terurus,” pungkas putra asli Bekasi jebolan University of Western Sydney, Australia tahun 1999 ini. (Tim)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments