Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, September 23, 2018
Halaman Home » Berita Daerah » Pemberdayaan Pijat Tuna Netra Kurangi Angka Kemiskinan
  • Follow Us!

Pemberdayaan Pijat Tuna Netra Kurangi Angka Kemiskinan 

BERITA SEMARANG – Baitul Mal (YBM) PT PLN APD Jawa Tengah-DIY bersama Initisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah memberdayakan para penyandang tuna netra yang tergabung dalam Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Kota Semarang.

Sebelumnya, enyandang tuna netra tersebut telah mendapatkan pembekalan pelatihan bagaimana cara memijat kesehatan yang baik dan benar.

Diketahui, program ini merupakan program lanjutan, dimana yang pertama sudah dilaksanakan pelatihan yang diharapakan mereka bisa mendapat fasilitas lebih baik.

Menurut Kepala Kantor IZI Perwakilan Jawa Tengah, Djoko Adhi menyatakan, dengan pemberdayaan ini bisa menambah nilai lebih profesi pijat tuna netra yang selama ini hanya pijat capek menjadi pijat terapi dan diagnosa penyakit.

“Semoga ini bisa terus dikembangkan lebih lanjut karena potensinya luar bisa,” ujar Djoko saat kegiatan Tadarus Tuna Netra dalam rangka Muharam 1440 H dan Penyerahan Sarana Usaha Pijat di Sekretariat ITMI Kota Semarang, di Pedurungan Tengah RT.04, Kamis (13/9/2018).

Menurutnya, kegiatan tersebut dikemas dalam suasana Muharam dengan tadarus sekaligus bantuan sarana pijat agar mereka produktif.

Kabid Rehabilitasi Sosial Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Tri Waluyo mengatakan bahwa pemberdayaan pijat tunanetra ini untuk mengurangi angka kemiskinan yang sudah turun 2 persen di Kota Semarang.

Melalui program pengentasan kemiskinan terutama Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), di tahun 2019 nanti diharapkan penyandang disabilitas bukan lagi masuk PMKS. Dirinya berharap difabel bisa terlepas dari PMKS.

Sementara Zainal Abidin Petir selaku Pembina ITMI Kota Semarang menambahkan, sudah kewajiban pemerintah untuk bisa melakukan pembinaan dan pemberdayaan supaya mandiri.

Petir berharap Walikota Semarang bisa menyediakan tempat untuk pijat di lingkungan Pemkot sekaligus sebagai destinasi wisata. Selain itu untuk para tuna netra yang tergabung dalam ITMI juga dibebaskan dari biaya pendidikan dan kesehatan. (Nining)

Biro Semarang

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments