Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Oktober 21, 2018
Halaman Home » Nasional » Sengketa Pilkada Kota Bekasi, MK Tolak Gugatan Paslon No.2
  • Follow Us!

Sengketa Pilkada Kota Bekasi, MK Tolak Gugatan Paslon No.2 

BERITA JAKARTA – Putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi yang dilayangkan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Ururt 2, Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus Sa’ady usungan Partai PKS dan Gerindra ditolak, karena dinilai tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan gugatan, Kamis (9/8/2018).

“Bahwa permohon (a-quo) tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan gugatan dan menyatakan pokok perkara permohonan pemohon tidak dapat diterima,” kata Ketua MK, Anwar Usman dalam putusan yang dibacakannya dalam persidangan.

Menanggapi hal itu, Iqbal Daut selaku Koordinator Tim Kuasa Hukum, Rahmat Effendi Walikota Bekasi terpilih dan Tri Adhiyanto dari Paslon Nomor Urut 1 mengatakan, pertama-tama tentunya patut kita ucapkan Alhamdulillah dan puji syukur kehadiran Allah SWT atas Rahmat dan Hidayah-nya.

Karena sambung Iqbal, Allah telah membukakan pintu hati dan nurani para Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi yang secara lurus dan terang benderang memutuskan menolak atau tidak menerima gugatan pemohon Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi Nomor Urut 2, Nur Supriyanto dan Ady Firdaus sa’ady.

“Tentunya, dengan tidak diterimanya gugatan pokok permohonan pemohon tersebut, maka  Pasangan Calon  Walikota dan Wakil Walikota Bekasi,  Rahmat Effendi dan Tri Adhiyanto adalah sah sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bekasi terpilih untuk memimpin Pemerintahan Kota Bekasi Periode 2018-2023,” jelas Iqbal.

Ditambahkan Iqbal, sejak awal pihaknya selaku Tim Kuasa Hukum Rahmat Effendi dan Tri Adhiyanto, selaku Walikota dan Wakil Walikota Bekasi terpilih, menilai pokok permohonan pemohon dan semua dalil-dalil pemohon Paslon Nomor urut 2, tidak benar dan tidak memiliki dasar hukum yang dapat dipertanggung jawabkan secara substansial sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, tentang Gugatan Sengketa Perselisihan Pilkada.

“Dengan dibacakannya putusan yang telah disampaikan Ketua MK Anwar Usman yang juga selaku Ketua Majelis Hakim tersebut, maka kami meyakini jadwal pelantikan Rahmat Effendi Walikota Bekasi Terpilih dan Tri Adhiyanto Wakil Walikota Bekasi terpilih pada tanggal 20 September 2018 sebagaimana yang telah menjadi agenda KPU akan tepat waktunya,” pungkasnya. (Ind/Ndi)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments