Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Oktober 21, 2018
Halaman Home » Bekasi Kota » Asean Games, Dishub Kota Bekasi Tolak Berlakukan Ganjil Genap
  • Follow Us!

Asean Games, Dishub Kota Bekasi Tolak Berlakukan Ganjil Genap 

BERITA BEKASI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Jawa Barat, menegaskan, sikapnya untuk menolak pemberlakuan sistem ganjil genap di Jalan Protokol setempat sesuai anjuran Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek untuk kondusivitas jalannya Asian Games 2018.

“Saya pastikan, Kota Bekasi, menolak dengan tegas kalau Jalan Ahmad Yani kota diberlakukan sistem ganjil genap saat Asian Games berlangsung,” terang Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan kepada Beritaekspres.com, Kamis (9/8/2018).

Menurut dia, anjuran untuk pemberlakuan rekayasa lalu lintas plat nomor ganjil-genap itu dilakukan BPTJ atas hasil pemantauan mereka terhadap situasi lalin di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan yang masuk dalam kriteria padat.

Seperti diketahui, Jalan Ahmad Yani merupakan area perlintasan menuju Stadion Patriot Chandrabaga yang menjadi arena cabang olahraga sepak bola pria Asian Games 2018 mulai 10 Agustus 2018.

Dikatakan Johan, pihaknya baru pekan ini akan mendiskusikan dengan Satuan Lalu Lintas Polrestro Bekasi Kota untuk strategi rekayasa lalin di sekitar Stadion tanpa harus memberlakukan mekanisme ganjil-genap.

“Rencananya, pekan ini kita diskusikan lebih intensif dengan Satlantas Polrestro Bekasi Kota serta instansi terkait lainnya,” jelas Johan.

Sementara, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmayadi, menambahkan , atlet Asian Games akan menginap di Hotel Harris Kawasan Summarecon Bekasi dan Hotel Aston Imperial di Jalan Ahmad Yani.

Menuurt dia, jarak kedua hotel tersebut dengan Stadion Patriot Candrabhaga hanya berkisar dua kilometer dengan waktu tempuh paling lama 20 menit.

Deded mengatakan, situasi lalu lintas di Kota Bekasi dan di Jakarta berbeda. Sebab, jarak tempuh antara penginapan atlet dan lokasi pertandingan di Jakarta bisa mencapai belasan kilometer. “Jadi, wajar kalau di Jakarta menerapkan ganjil genap,” ungkapnya.

Dikatakan Deded, rencananya tim yang akan bertanding di Stadion Patriot akan dikawal saat melintas di Jalan Ahmad Yani.

“Semua titik putar kendaraan di median jalan akan kami tutup agar rombongan tidak terhambat, bahkan kita juga akan mensterilkan rute yang akan dilewati rombongan atlet Asian Games. Semua kendaraan kami stop untuk memberi prioritas kendaraan atlet,” pungkasnya. (Adv/Ndi)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments