Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Februari 19, 2020
Halaman Home » Bekasi Kota » Mekanisme Penganti Sekda Kota Bekasi Potensi Keruhkan Suasana
  • Follow Us!

Mekanisme Penganti Sekda Kota Bekasi Potensi Keruhkan Suasana 

BERITA BEKASI – Keputusan penjabat sementara Pj. Walikota Bekasi, Ruddy Gandakusuma yang menunjuk Asisten Daerah III Dadang Hidayat untuk menempati kursi kosong jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) setempat berportensi picu perselisihan dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat. Hal itu dikatakan Pemerhati dan Pelayanan Publik Bekasi, Didit Susilo.

Menurutnya, mekanisme penunjukan secara langsung memang sarat akan kepentingan pribadi di tengah kekisruhan dan ketidakharmonisan Pj. Walikota Bekasi, Ruddy Gandakususma dengan sebagian besar pejabat Esselon II dilingkup Pemerintah setempat.

“Bisa saja mekanisme penunjukan langsung ini merupakan manuver politiknya untuk memecah belah soliditas ASN Bekasi. Sebab, penunjukan nama pengganti Rayendra ini dilakukan sesuai seleranya Pj. Walikota Bekasi. Seharusnya, Ruddy berkomunikasi langsung dengan Sekda sebelumnya untuk menghindari polemik yang berkepanjangan,” katanya kepada Beritaekspres.com, Rabu (1/8/2018).

Dikatakan Didit, Asda III Dadang Hidayat yang digadang-gadang bakal menjadi Plh Sekda merupakan salah satu nama yang ada. Beberapa nama juga dianggap mampu mengisi jabatan tersebut, namun lemahnya komunikasi dan kordinasi Ruddy dengan bawahannya bakal menciptakan polemik baru.

Diungkapkan Didit, Kadis Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Jumhana Lutfi misalnya, dalam sebuah kesempatan sempat mengakui bahwa dirinya siap menjadi Plt Sekda menggantikan Rayendra Sukarmaji. Namun meski demikian, hingga saat ini belum ada pembicaraan terkait hal itu. 

Dilanjutkan Didit, Kekhawatiran sebagian kalangan terhadap manuver politik Ruddy juga dipicu upaya pelaporan Sekretaris Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji ke Bareskrim Mabes Polri  pada, Senin 30 Juli 2018 kemarin, karena dianggap semakin memperkeruh stabilitas Pemerintahan di wilayah setempat.

“Situasi itu, dibuktikan dengan adanya perlawanan dari sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah yang ada dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi,” jelasnya.

Perlawanan tersebut ditegaskan dengan pernyataan sikap yang dibacakan Kabag Humas Pemkot Bekasi Sajekti Rubi’ah yang pada kesempatan tersebut dengan didampingi sejumlah Kepala SKPD dilingkungan Pemkot Bekasi.

“Semua Kepala SKPD, baik yang hadir disini maupun yang tidak hadir, sepakat mendukung Sekda Kota Bekasi,” ujar Sajekti Rubi’ah memulai press release yang digelar di Press Room Humas Pemkot Bekasi, Selasa (31/7/2018) siang.

Polemik calon Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi yang diajukan Pj. Walikota Bekasi Ruddy Gandakusuma jangan sampai mengganggu pelayanan publik. 

Ditambahkan Didit, meski pasangan Walikota terpilih belum ditetapkan KPU Kota Bekasi, karena menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK). “Tapi etikanya, Pj. Walikota Bekasi, harus membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan, termasuk Walikota yang akan dilantik,” pungkasnya. (Edo)

 

Comments

comments