Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, September 23, 2018
Halaman Home » Ekonomi Bisnis » Mulai 1 Juli 2018 Pajak UMKM Turun 0,5 Persen
  • Follow Us!

Mulai 1 Juli 2018 Pajak UMKM Turun 0,5 Persen 

BERITA SEMARANGKepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I, Irawan menyatakan, pihaknya terus mendorong penerimaan pajak dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018.

“Dalam paket kebijakan ekonomi Pemerintah 2018 salah satunya, berupa penurunan tarif PPh Final bagi wajib pajak UMKM melalui PP No.23 Tahun 2018,” terang Irawan saat Media Gathering di Griya Persada Bandungan, Rabu (11/7/2018) kemarin.

Melalui peraturan ini sambung Irawan, Pemerintah menerapkan tarif 0,5 persen yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2018 sebagai pengganti PP Nomor 26 Tahun 2013 yang sebelumnya menetapkan tarif PPh Final 1 persen untuk UMKM,” tambahnya.

Diungkapkan Irawan, Pemerintah meringankan pajak untuk UMKM agar mereka bisa tumbuh. PP No.23 Tahun 2018 juga diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM agar lebih berperan aktif dalam kegiatan ekonomi.

“Sementara DJP Jawa Tengah 1 potensi UMKM mencapai 4,3 juta dengan nilai setoran pajak Rp2 triliun. Namun hingga 31 Desember 2017 UMKM yang terdaftar hanya 100 ribu dengan jumlah setoran pajak Rp281 miliar,” tandasnya.

Ditargetkan, dengan PP Nomor 23 tahun 2018 jumlah UMKM yang mendaftar akan naik dua kali lipat atau sekitar 200 ribu dengan total pembayaran PPh Final Rp300 miliar.

Untuk mencapai hal tersebut lanjut Irawan, pihaknya, akan berupaya melakukan panggilan potensi perpajakan melalui basis data yang ada saat ini.

Sementara itu, realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Jawa Tengah I sampai dengan semester I tahun 2018 mencapai Rp12,56 triliun atau 38,85 persen dari target penerimaan tahun 2018 Rp32,33 triliun.

Penerimaan tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 6,18 persen dari tahun 2017. Terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas Rp6,08 triliun, PPN dan PPnBM sebesar Rp6,32 triliun.

Kemudian PBB sektor Perkebunan, Perhutanan, Pertambahan (P3) sebesar Rp25,89 miliar. Sisanya sebesar Rp126,01 miliar disumbang oleh pajak lainnya.

Dari kegiatan ekstensifikasi, Kanwil DJP Jateng 1 sampai dengan semester 1 tahun 2018 berhasil mengumpulkan setoran pajak sebesar Rp 321, 77 miliar

Pada 2018 ini, untuk jumlah wajib pajak yang terdaftar mengalami peningkatan. Hingga semester 1 wajib pajak baru yang mendaftar berjumlah 74.039 terdiri dari 4.132 wajib pajak badan, 50.431 orang pribadi karyawan, 19.339 orang pribadi non karyawan, dan 137 bendaharawan dengan total jumlah pembayaran pajak Rp46,5 miliar. (Nining)

Biro Semarang

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments