Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Februari 18, 2020
Halaman Home » Megapolitan » Usai Idul Fitri, KB Diklat Kejaksaan Gelar Halal Bihalal
  • Follow Us!

Usai Idul Fitri, KB Diklat Kejaksaan Gelar Halal Bihalal 

BERITA JAKARTA – Keluarga Besar Badan Pendidikan dan Pelatihan (KB-Badiklat) Kejaksaan RI, menggelar acara halal bihalal bersama para pegawai Badiklat Kejaksaan, para purna dan pekerja outsourcing (pekerja taman dan cleaning service) berlangsung di Gedung ruang makan Diklat, Jakarta, Senin (25/6/2018).

Hadir, seluruh pegawai Badiklat, baik dari Kampus A dan Kampus B (Adhyaksa Loka Ceger) para Jaksa Fungsional, sejumlah Widyaiswara, ibu-ibu Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD Badiklat) dan para pekerja Outsoursing.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi dan jajarannya  menyampaikan  ucapan selamat lebaran Minal Aidzin Walfaidzin mohon maaf lahir batin.

”Atas nama pribadi dan keluaraga serta jajaran menghaturkan selamat lebaran Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf Lahir dan Bathin,” ucapnya.

Setia Untung Arimuladi didampingi bersama istri menyampaiakn ucapan syukur kepada Allah SWT atas lindungannya, hingga saat ini masih dapat berkumpul bersama KB-Badiklat dalam rasngka Halal Bihalal dan jalin tali silaturahmi.

“Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, semoga kita selalu sehat dan kita doakan semua keluaraga kerabat, teman-teman atau orang tua kita yang sakit kita doakan kembali pulih sediakala dan kita semua yang hadir disini diberikan kesehatan baik lahir maupun bathin,” kata Untung mendoakan jajarannya.

Acara halal bihalal yang cukup khidmat itu dilanjutkan dengan bersalam-salaman yang di mulai dari Kaban Diklat Setia Untung didampingi istri dan Sesbandiklat beserta istri, Kapusdiklat Teknis dan Fungsional beserta istri, Kapusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan beserta istri dan para Kabid.

Selesai bersalam-salaman dan maaf-maafan dilanjutkan dengan santap sarapan pagi dengan menu soto, nasi rames dan sejumlah lauk, sejumlah anak dan minuman tambahan kopi dan teh.

Sebagaimana diketahui halal bihalal atau silaturahmi pasca lebaran, istilah “halal bi halal” ini secara nyata dicetuskan oleh KH. Wahab Chasbullah. Dengan analisa pertama (thalabu halâl bi tharîqin halâl) adalah: mencari penyelesaian masalah atau mencari keharmonisan hubungan dengan cara mengampuni kesalahan.

Atau dengan analisis kedua (halâl “yujza’u”bi halâl) adalah: pembebasan kesalahan dibalas pula dengan pembebasan kesalahan dengan cara saling memaafkan. (Bambang)

Comments

comments