Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Juni 23, 2018
Halaman Home » Bekasi Kota » Korban Jema’ah Umroh Adhy Tour Travel Bakal ke Bekasi
  • Follow Us!

Korban Jema’ah Umroh Adhy Tour Travel Bakal ke Bekasi 

BERITA BEKASI – Beberapa korban jema’ah umroh Adhy Tour Travel milik Calon Wakil Walikota Bekasi, Jawa Barat, Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 2 usungan PKS dan Gerindra, Adhy Firdaus Saady, berencana akan datang ke Kota Bekasi untuk menuntut uang mereka dikemblaikan. Pasalnya, sudah 5 tahun menanti, tak kunjung diberangkatkan.

“Sudah 5 tahun kita menunggu bahkan sudah ada yang sampai mengiklaskan uangnya yang sudah disetorkan ke Adhy Tour Travel karena cape menunggu dan hanya di janjikan,” terang Tati (59) warga Bandung kepada Beritaekspres.com, Rabu (13/6/2018).

Saat ini sambung Tati, dirinya tengah berkoordinasi dengan jema’ah korban lainnya untuk menyambangi rumah kediaman bos Adhy Tour Travel di Kota Bekasi. “Rencananya kita mau datangi rumahnya. Kalau tidak ada etikat baik, kita akan membuat laporan ke polisi,” katanya.

Dijelaskan Tati, pada tahun 2013 dirinya ditawarkan berangkat umroh plus ke Cairo Mesir dengan biaya Rp15 juta bersama kerabatnya Meti (58) dan harus menyetorkan uang setengahnya sebesar Rp7,5 juta melalui rekening BCA atas nama Yanti Iriani Firdaus.

“Karena memang kita sudah niat mau umroh, ya saya dengan teman menyetorkan uang setengahnya dulu dari Rp15 juta yakni Rp7,5 juta langsung ke rekening Yanti. Jadi kami berdua sudah menyetorkan Rp15 juta,” ungkapnya.

Setelah itu kata Tati, beberapa bulan kemudian tidak ada perkembangan. Ia pun, langsung menanyakan kepada Yanti atau biasa disapa Nena tentang kelanjutan janji Adhy Tour Travel berangkat umroh plus ke Cairo Mesir. Namun, Yanti minta sisa pembayaran Rp7,5 juta dilunasi nanti Desember 2014 berangkat.

Dikatakan Tati, setelah sisa uangnya dilunasi, sampai bulan yang dijanjikan, lagi–lagi tidak ada perkembangan lebih lanjut dari Adhi Tour Travel. Tati pun, kembali menanyakan kepastian keberangkatan namun mendapat jawaban harus menambah uang Rp6 juta dengan berbagai macam alasan.

“Janji awalnya kan Rp15 juta ketika kita minta kepastian malah minta tambah lagi Rp6 juta dijanjikan lagi Desember. Waktu itu, saya nego karena sudah diluar perjanjian awal, jadilah Rp3 juta. Total Rp18 juta berdua sama teman jadi Rp36 juta,” jelasnya.

Setelah semuanya tambah Tati, dilunasi, namun hingga kini 5 tahun lamanya menunggu janji umroh plus ke Cairo Mesir dari Adhi Tour Travel tak kunjung ditepati lagi. “Akhirnya, saya dan teman minta uangnya dikembalikan namun hingga kini, uangnya pun cuma janji,” pungkas Tati kecewa. (Tim)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments