Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Desember 14, 2019
Halaman Home » Parlementaria » Kunker DPRD Pesisir Selatan Bahas Soal Retribusi Parkir
  • Follow Us!

Kunker DPRD Pesisir Selatan Bahas Soal Retribusi Parkir 

BERITA BEKASI – Kendati program parkir meter sudah tidak lagi dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bekasi pada Tahun 2018 ini, namun program tersebut masih menarik perhatian daerah lain. Semisal DPRD Pesisir Selatan yang menganggap program parkir meter di Kota Bekasi dapat mendongkrak PAD, Kamis (26/5/2018)

Dalam kunjungan kerja DPRD Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Selatan ke DPRD Kota Bekasi pada 26 April 2018, membahas mengenai retribusi parkir serta pendapatan yang dihasilkan terhadap pendapatan asli daerah.

Perwakilan yang menerima anggota DPRD Pesisir Selatan ialah Kasubag LPP Sekretariat DPRD Kota Bekasi, Welthy More, didampingi Yudhianto S selaku pelaksana bagian LPP DPRD Kota Bekasi. Pertemuan sendiri dilakukan di Ruang Aula Lt. III Gedung DPRD Kota Bekasi.

Welthy More menyampaikan permintaan maaf, lantaran unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota Bekasi tengah mengikuti kegiatan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Dewan Kota se Indonesia (ADEKSI) di Jakarta selama tiga hari.

Masalah retribusi parkir, kata Welthy More, Pemerintah Kota Bekasi sudah menerapkan parkir meter. Dalam menjalankan program tersebut, menurutnya melibatkan banyak pihak, diantaranya SKPD teknis, instansi kepolisian, dan masyarakat.

“Pelaksanaan parkir meter tentu membutuhkan peran serta dari semua pihak. Artinya, masyarakat dan penyelenggara pemerintahan memiliki peranan untuk menjalankan program itu,” terang Welthy.

Mengenai tarif retribusi parkir di Kota Bekasi, untuk sepeda motor hanya sebesar Rp1000 untuk 2 jam pertama. Hal itu sesuai tercatat dalam Pasal 29 tentang Struktur dan Besarnya Tarif Retribusi, Perda Nomor 5 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir serta Terminal. (Adv/LM)

Comments

comments