Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Juli 17, 2019
Halaman Home » Internasional » DPR Kecam Sikap AS Resmikan Kedubesnya di Yerussalem
  • Follow Us!

DPR Kecam Sikap AS Resmikan Kedubesnya di Yerussalem 

BERITA JAKARTA – Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo mengecam keras sikap Amerika Serikat (AS) yang tetap meresmikan Kedutaan Besarnya (Kedubes) di Yerusalem di tengah – tengah protes masyarakat Internasional. Amerika Serikat dinilai tidak menghormati keputusan Sidang Darurat Majelis Umum PBB yang menolak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. 

“Saya mengecam keras langkah AS tersebut. Padahal, dalam Sidang Darurat Majelis Umum PBB yang diikuti 128 negara, secara tegas menolak Yerusalem ditetapkan sebagai Ibu Kota Israel. Langkah Trump sama saja dengan melecehkan PBB,” tegas Bambang, Kamis (17/5/2018).

Tidak hanya itu, Bambang juga meminta PBB tidak lepas tangan alias mengambil langkah tegas. Karenanya, Dewan Keamanan PBB harus segera menggelar pertemuan darurat untuk merespon kebijakan AS tersebut. 

PBB harus secepatnya turun tangan. Jika kita berdiam diri, saya khawatir sentimen anti Amerika akan meluas dan itu tentu saja dapat memicu benih-benih terorisme yang mengancam kedamaian dunia,” kata Bambang.

Langkah Trump dinilai politisi dari Fraksi Partai Golkar ini akan menimbulkan konflik baru yang lebih besar. Masa depan perdamaian dunia akan semakin suram. Situasi kawasan akan terus bergejolak.

Dengan kata lain sambungnya, apa yang dilakukan AS itu telah merusak upaya perdamaian yang dari dulu diperjuangkan untuk menyelesaikan pertikaian Palestina dan Israel. Hal ini bisa memicu kemarahan umat Islam kepada AS.

Bambang juga meminta Kemenlu RI segera memanggil Duta Besar AS untuk menyampaikan nota protes kepada pemerintah Amerika. Pemerintah Indonesia juga diminta mendesak PBB untuk melakukan penyelidikan atas tewasnya puluhan demonstran Palestina belakangan ini. 

“Kita adalah negara muslim terbesar. Kita harus ambil peran lebih besar untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Apalagi, konstitusi negara kita secara tegas menentang setiap bentuk penjajahan di muka bumi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Bambang, menjelaskan bahwa DPR-RI melalui BKSAP selalu konsisten menyuarakan kepentingan Palestina di berbagai forum parlemen dunia. Seperti IPU (forum parlemen dunia), PUIC (forum parlemen negara-negara OKI) serta AIPA (forum parlemen ASEAN).

“Kita konsisten mendukung perjuangan Palestina dan mengutuk tindakan brutal Israel. Bahkan di PUIC kita telah menyampaikan kritik bahwa perpecahan negara-negara Arab sebagai faktor memburuknya situasi di Palestina,” pungkasnya. (Par/Ayu)

Comments

comments