Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Desember 16, 2019
Halaman Home » Entertainment » Rudy Sutiyono: PJSE Adalah Wadah Para Musisi dan Seniman  
  • Follow Us!

Rudy Sutiyono: PJSE Adalah Wadah Para Musisi dan Seniman   

TERBENTUKNYA Paguyuban Jiwa Seni Entertain (PJSE) bermula dari, Rudy Sutiyono, seorang karyawan perusahaan swasta di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rudy, sapaan akrabnya memiliki hobby bernyanyi hingga berbagai acara lomba karaoke pun tak pernah ketinggalan untuk unjuk kebolehannya. Selain bernyanyi, Rudy juga piawai menjadi MC dalam acara – acara pesta ulang tahun, hajatan pernikahan dan lain-lain.

Berangkat dari hobbynya itu, Rudy mulai berpikir untuk lebih maju dan berkembang lagi terus dapat berkiprah dan berkarya juga membawa manfaat bagi sesama khususnya dalam dunia tarik suara melalui “Seni Entertain” seiring dengan perkembangan waktu dan jaman dimana kini semakin banyak permintaan dari para pemilik hajat untuk mendapatkan hiburan.

Niat itu pun, mulai diwujudkan Ruddy dengan membentuk sebuah Komunitas Seniman Bersatu atau KSB yang terbentuk melalui Group Whatsaap pada tanggal 7 Juli 2017 lalu yang beranggotakan sekumpulan orang – orang yang memiliki talenta dan berkecimpung dalam dunia tarik suara seperti dangdut, pop, campur sari dan lain-lain, termasuk player seperti pemain suling, gendang rampak, guitar, biduan dan lain-lain.

Rudy Sutiyono

Namun, karena adanya persamaan nama oleh komunitas lain, Komunitas Seniman Bersatu (KSB) maka berubah nama menjadi Paguyuban Jiwa Seni Entertaint atau PJSE yang sudah dilaksanakan pemilihan Ketua dan Pengurus pada tanggal 9 Februari 2018 bertempat di Harapan Indah (HI) Bekasi, Jawa Barat, terdiri dari, Ketua, Wakil Ketua, Pembina, Penasehat, Bendahara dan Sekretaris dan didukung seksi lainnya yang tergabung dalam PJSE.

Rudy Sutiyono mengungkapkan, kedepan, kegiatan PJSE, selain bergerak dibidang dunia hiburan tarik suara dan seni juga bergerak dibidang sosial peduli kemanusiaan seperti menyantuni anak yatim, bencana alam dan kaum dhuafa. “Termasuk membantu sesama seniman dan sesama musisi yang tengah dalam kesulitan atau sedang terkena musibah seperti sakit dan lain-lain,” terangnya ketika berbincang dengan Beritaekspres.com, Selasa (15/5/2018).

Rencana ini pun sambung Rudy, mendapat respon positif yang sangat luar biasa dari teman – teman sesama musisi dan seniman yang kian hari kian solid, sehingga Pendiri dan Pengurus PJSE yang ada berusaha keras untuk serius agar PJSE ini benar – benar dapat terwujud sesuai dengan apa yang sudah direncanakan agar bisa berkiprah dan terus berkembang sebagai wadah atau organisasi para musisi dan para seniman.

“Tadinya waktu kita baru mencetuskan ide anggotanya baru puluhan dan kini sudah mencapai ratusan baik itu dari musisi ataupun dari para seniman. Dan ini patut kita apresiasi sehingga harus kita kukuhkan atau memiliki legalitas jelas atas keberadaan PJSE. Akhirnya pada tanggal 9 Mei 2018, PJSE sudah mendapatkan legalitas diri melalui Yayasan Jiwa Seni Indonesia (YJSI). PJSE salah satu dari sekian banyak organisasi sosial yang bergerak dibidang seni yang mendapatkan legalitas hukum dari Pemerintah.

Untuk itu, Tambah Rudy, dirinya bersama Pendiri dan Pengurus serta para anggota yang sudah tergabung dalam PJSE berharap komitmen bersama agar PJSE dapat terus maju dan berkiprah bersama musisi dan para seniman juga dapat membawa manfaat antar sesama. “PJSE harus maju, berkembang dan terus berkiprah sebagai wadah para musisi dan para seniman,” pungkasnya. (Edo)    

Comments

comments