Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, April 25, 2019
Halaman Home » Pojok Kasus » Rozzy Fardian Yakin Rahmat Effendi Kembali Pimpin Kota Bekasi
  • Follow Us!

Rozzy Fardian Yakin Rahmat Effendi Kembali Pimpin Kota Bekasi 

BERITA BEKASI – Praktisi hukum Rozzy Fardian yakin Petahana Rahmat Effendi bakal kembali memimpin Kota Bekasi untuk yang kedua kalinya. Hal itu diungkapkannya, berdasarkan elektabilitas Rahmat Effendi yang dinilainya masih sangat bagus dan cenderung terus meningkat jelang perhelatan pesta demokrasi atau Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang.

“Selama ini, saya perhatikan beliau sangat santai dalam menanggapi berbagai macam perkembangan dalam persaingan Pilkada di Kota Bekasi. Artinya beliau tidak risau,” terangnya ketika berbincang ringan dengan Beritaekspres.com, Kamis (3/5/2018).

Dari situlah sambung Rozzy, dirinya menilai bahwa Rahmat Effendi sangat menjaga kondusifitas Pilkada di Kota Bekasi. “Disinilah, jiwa kepemimpinan seseorang itu terlihat. Kalo mau ngikuti egonya mungkin situasi jelang Pilkada di Kota Bekasi akan terus memanas efek dari saling sindir dan saling menjatuhkan,” katanya.

Diakui Rozzy, perubahan Kota Bekasi selama kepemimpinan Rahmat Effendi cukup kuat dalam penilaian kinerja yang dicapainya. “Kota Bekasi cukup banyak dapat raihan penghargaan selama dipimpin beliau, termasuk program KSnya yang sudah dirasakan langsung masyarakat yang mendapat dukungan dari DPRD itu luar biasa,” ungkapnya.

Belum lama ini lanjut Rozzy, beliau juga mendapat dukungan dari 20 kelompok Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kota Bekasi. “Inikan juga luar biasa dan itu perlu diakui. Ya, pantas kalau dua lembaga survei Median dan SMRC itu hasilnya 80 persen lebih dan popularitas sudah mencapai 99 persen,” jelasnya.

Meskipun begitu tambah Rozzy, bagi Paslon lain yang ikut bersaing dalam perhelatan Pilkada Kota Bekasi agar tetap ikut menjaga kondusifitas Kota Bekasi. “Silahkan bersaing demi pembangunan Kota Bekasi, tapi tetap menjaga etika apalagi SARA. Kita semua bersaudara jangan karena Pilkada kita menjadi terpecah,” pungkasnya. (Indra)    

 

Comments

comments