Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Agustus 20, 2019
Halaman Home » Pojok Kasus » Sambut May Day, FPR Gelar Aksi Serentak di 22 Provinsi
  • Follow Us!

Sambut May Day, FPR Gelar Aksi Serentak di 22 Provinsi 

BERITA JAKARTA – Sambut Hari Buruh se-Dunia atau “Mayday”, Front Perjuangan Rakyat (FPR) bakal gelar aksi serentak di 22 Provinsi dan cabangnya yang berada di Negara Hongkong. Hal itu, disampaikan Ketua FPR, Rudi HB Daman pasca rapat terakhir persiapan menuju acara puncak peringatan Mayday 1 Mei 2018 mendatng.  

Kepada Beritaekspres.com, Rudi HB Daman mengatakan, Mayday merupakan hari yang paling bersejarah bagi klas buruh diseluruh Negeri, termasuk di Indonesia. Peringatan Hari Buruh se-Dunia pada 1 Mei 2018, harus dapat meneladani perjuangan heroik klas buruh masa lalu yang telah memberikan perubahan besar bagi penghidupan klas buruh, mengurangi jam kerja panjang menjadi 8 jam dalam satu hari.

“Kemenangan ini telah dirasakan dan dinikamati oleh klas buruh diberbagai Negara, termasuk di Indonesia,” terangnya, Jumat (27/4/2018).

Akan tetapi, sambung Rudi, kemenangan tersebut kini akan terus digerus, dipangkas, oleh pengusaha dan pemerintah yang berkuasa saat ini melalui skema kebijakan politik upah murah dan perampasan upah. Buruh dipaksa bekerja melebihi waktu 8 jam sehari, untuk kerja lembur dan menyelesaikan target yang tidak manusiawi yang dibebankan kepada buruh.

“Situasi ini disebabkan karna upah yang rendah, sehingga tidak dapat memenuhi standart minimum hidup buruh dan keluarganya. Dari tahun ketahun defisit upah semakin besar karna nilai upah yang terus merosot,” ungkap Rudi.

Tahun ini lanjut Rudi, GSBI secara nasional memusatkan peringatan Mayday di Jakarta sesuai dengan yang sudah disepakati melalui agenda kosolidasi sebelumnya pada tanggal 5 April 2018 lalu. Oleh karena itu, kami mengundang kawan – kawan pimpinan dari seluruh wilayah untuk hadir hari ini.

“Selanjutnya, kami juga akan mendengarkan laporan dari semua pimpinan basis wilayah terkait update terkini mengenai hasil konsolidasi kawan – kawan,” jelas Rudi.

Dalam rapat yang dihadiri beberapa pimpinan itu melaporkan update dan perkembangan terahir, salah satunya pimpinan basis wilayah Kota Bekasi yang diwakili Abrory selaku Ketua SBME-GSBI PT. Komponen Futaba Nusapersada (KFN).  

“Kami akan all-out di 1 Mei nanti, 700 anggota dipastikan hadir, dengan menggunakan 12 armada bus, kami juga menyiapkan akomodasi berupa makan dan minum bagi anggota, membuat bendera, spanduk, dan kaos Mayday serta mobil komando untuk perlengkapan aksi nanti,” pungkasnya.

Diketahui, untuk 5 basis GSBI Kabupaten Bekasi yakni, PT. Framas Indonesi, PT. Daelim Indonesia (DLI) PT. Coca Cola, PT. TSC dan PT. AJE Indonesia Big Cola. Dipastikan hadir dengan estimasi massa optimal beserta perlengkan aksi diantaranya, koas Mayday yang sudah sudah dikontribusikan kesemua anggota setiap basis.

Selain itu, Sukabumi juga akan datang ke Jakarta turut bergabung aksi dengan kawan – kawan GSBI Jabotabek dan Karawang. Sementara dari semua basis di Sukabumi baru 5 Pabrik yang menyatakan kesiapannya namun masih ada potensi untuk bertambah.

Selain massa FPR dan GSBI direncanakan Aksi 1 Mei nanti juga akan ada himpunan massa dari beberapa Aliansi yaitu Front Mahasiswa Nasional (FMN), Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Serikat Perempuan Indonesia (SERUNI), Buruh Migran Indonesia (BMI), KABARBUMI dan lain-lain. Titik kumpul di Bundaran Hotel Indonesia (HI), lalu long march menuju Istana Negara dengan massa aksi sekitar 2000 buruh. (CR-1)

Comments

comments