Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Juli 19, 2018
Halaman Home » Bekasi Kota » PDIP Kabupaten Bekasi Laporkan Kades Penyebar Hoax
  • Follow Us!

PDIP Kabupaten Bekasi Laporkan Kades Penyebar Hoax 

BERITA BEKASI – Geram dengan ulah oknum Kepala Desa (Kades) yang memposting dan menyebarkan hoax di facebook, ratusan kader PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melaporkan oknum penyebar hoax tersebut ke Polda Metro Jaya (PMJ), Jumat (14/4/ 2018). 

Soleman selaku Ketua DPC PDI Perjuangan yang memimpin rombongan dari Kabupaten Bekasi, mengecam tindakan yang diduga dilakukan oknum Kepala Desa Srijaya, Kecamatan Tambang Utara, Kabupaten Bekasi.

“Harusnya, Kepala Desa itu memberikan contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam memposting tulisan dan menyebarkan postingan facebook dari orang,” tegas Soleman.

Dijelaskan Soleman, pelaporan ke Polda Metro Jaya ini dipicu atas munculnya penyebaran hoax dan Provokasi SARA di facebook yang menyudutkan PDI Perjuangan dan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarno Putri.

“Akun facebook dengan nama Drahim Sada yang diduga salah satu oknum Kades di Kabupaten Bekasi, telah membagikan, menyebarkan, men-share berita hoax dan provokasi SARA dari sebuah akun facebook seseorang yang bernama Adinda Elizabeth Rahmadani,” tutur Soleman.

Adapun berita hoax yang disebarkan melalui akun facebook yang diduga oknum Kades tersebut bertuliskan, “PDIP usul ke pemerintah agar pesantren ditutup di seluruh Indonesia”, dengan ditambahkan pula pengantar tulisan postingan “Nenek jahanam makin tua makin bangsat”.

Dimana sambungnya, disitu juga di posting atau di upload gambar Ibu Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dan Hasto Kristiyanto (Sekjen DPP PDI Perjuangan) yang sedang duduk berjalan,” terang Soleman.

Atas nama pribadi dan seluruh kader PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, pihaknya meminta Polda Metro Jaya untuk menerima, mengusut, menyelidiki, menyidik laporannya.

“Usut tuntas penyebar hoax seperti ini, berikan hukuman sesuai ketentuan perundangan yang berlaku agar memberikan efek jera. Kami sangat tidak terima perlakuan ini, hoax yang disebarkan telah merendahkan harga diri Partai kami,” pintanya.

Lebih lanjut, dijelaskan Soleman, pihaknya perhatikan arah dari sebaran hoax yang diposting tersebut juga merendahkan dan menghina Ibu Ketua Umum Megawati Soekarno Putri. “Sebagai kader partai dan pemimpin partai, maka saya tidak terima, saya minta hukum ditegakkan seadil-adilnya,” tegas Soleman.

Belum lagi tambahnya, saat ini sedang musim Pilgub di Jabar, postingan dan sebaran hoax ini pastilah sangat berdampak kepada Partai kami, jelas kami dirugikan. Maka kami, minta Polda Metro Jaya mengusut tuntas, ini sudah keterlaluan dan melanggar UU ITE Pasal 28 ayat (1) dan ayat (2).

“Tak hanya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, tampak turut sambangi Polda Metro Jaya hari ini, DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi dan juga Kota Depok. Ketiga DPC PDI Perjuangan ini membawa ratusan orang kadernya ke Polda Metro Jaya untuk melaporkan sebaran hoax di Facebook ini,” pungkasnya. (Dede) 

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments