Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, September 25, 2018
Halaman Home » Bekasi Kota » Debat Paslon Walikota Kota Bekasi Kurang Greget
  • Follow Us!

Debat Paslon Walikota Kota Bekasi Kurang Greget 

BERITA BEKASI – Dalam debat muncul pertanyaan diluar tema pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ekonomi, yaitu terkait perizinan Gereja Santa Clara. Namun sayangnya, pertanyaan yang bernuansa SARA itu tidak dipotong mederator yang memang tidak mengerti kondisi riel Kota Bekasi.

“Debat terkait kenyakinan justru membiaskan subtansi program yang akan ditawarkan. Intinya, Debat Paslon Walikota Kota Bekasi putaran pertama kurang greget,” terang Pemerhati Kebijakan dan Pelayanan Publik Bekasi, Didit Susilo kepada Beritaekspres.com, Kamis (12/4/2018).

Dikatakan Didit, dari semua pertanyaan panelis terlalu njelimet berisi data matrik BPS, seharusnya langsung ke poin permasalahan dan pertanyaan. Paslon Nomor Urut 1, cukup menyakinkan kelanjutan program dan pemantapan capaian ke calon pemilih.

“Sementara, Paslon Nomor Urut 2 harus menawarkan gagasan – gagasan baru yang lebih unggul untuk menarik simpati calon pemilih, terutama massa mengambang (swing voter),” jelasnya.

Menurutnya, pertanyaan diluar konteks dan cenderung ke arah SARA harus dihentikan oleh moderator yang memiliki hak penuh mengendalikan debat antar Paslon.

Auden undangan sambung Didit, harus mementingkan para stakeholders komunitas calon pemilih seperti ikatan pedagang pasar, forum RW dan lain-lain.

“Karena angka Golput yang mengkuatirkan. Perlu terobosan jitu menyasar calon pemilih dengan memberikan sosialisasi yang mudah, mengena sasaran dan memberikan edukasi politik pentingnya partisipasi pemilih,” kata Didit.

Debat tambahnya, harus menampilkan edukasi politik yang mencerahkan, mengukur komitmen janji Paslon, program yang ditawarkan harus menyentuh harapan pemilih seperti permasalahan kemiskinan, pengangguran, persampahan perkotaan, kemacetan dan jaminan kesejahteraan warga kota.

“Perdebatan subyektif terkait personiliti Paslon tidak boleh mengemuka, karena bukan muatan program dan visi misi Paslon,” pungkasnya. (Edo)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments