Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Juli 21, 2019
Halaman Home » Parlementaria » BKSAP Kecam Tindakan Israel di Hari Tanah Palestina
  • Follow Us!

BKSAP Kecam Tindakan Israel di Hari Tanah Palestina 

BERITA JAKARTA – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI, Rofi` Munawar, mengecam tindakan Israel yang telah menembaki warga Palestina saat hendak melakukan peringatan Hari Tanah Palestina.

“Hari Tanah Palestina adalah hari pada saat Israel melakukan penyitaan tanah milik Palestina pada tahun 1976. Apa yang dilakukan Israel telah melampaui batas dan tidak berperikemanusiaan. Saya mengecam tindakan Israel yang telah melakukan kekerasan terhadap ribuan warga Palestina yang hendak melakukan demonstrasi di Gaza,” ujar Rofi dalam siaran persnya, Senin (2/4/2018).

Menurut Politisi dari Fraksi PKS, bahwa jumlah korban tewas dari rangkaian demonstrasi pada hari Jumat 30 Maret 2018 itu adalah yang terbesar sejak perang Israel terakhir di Gaza pada musim panas 2014. 

Dijelaskannya, sejak 1948 kekerasan selalu menghiasi tanah Palestina dan terus terjadi setiap tahun hingga saat ini. Warga Palestina yang menuntut hak atas tanah mereka selalu dihadapi dengan tindakan represif tentara Israel.

Sejak itu kata Rofi, warga Gaza menjalani periode panjang dalam kondisi ekonomi yang sulit, sementara pada saat bersamaan blokade Israel mungkin menjadi yang terbesar dalam 4 tahun gencatan senjata antara Hamas dan Israel.

“Demonstrasi warga Gaza dilakukan dengan damai meski terjadi konfrontasi yang melibatkan pemuda Palestina di dekat perbatasan dengan Israel beberapa kali. Akan tetapi untuk kesekian kalinya tanggapan Israel selalu dengan penembakan dan pembunuhan,” tambah Rofi. 

Peringatan Hari Tanah Palestina ini dijadwalkan akan digelar selama 6 pekan yang berakhir pada tanggal 15 Mei pada hari Nakbah (bencana). Pada hari itu tambah Rofi, menandai perpindahan ratusan ribu orang Palestina karena pencaplokan tanah mereka oleh Israel pada tahun 1948. 

“Warga Palestina telah lama menuntut hak atas tanah mereka untuk kembali. Akan tetapi, Israel berulang kali mengingkari itu,” pungkasnya. (Par/ayu/sc)

Comments

comments