Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Desember 9, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Warga Umat Hindu Kota Bekasi Akui Kinerja Rahmat Effendi
  • Follow Us!

Warga Umat Hindu Kota Bekasi Akui Kinerja Rahmat Effendi 

“Semua Memiliki Hak dan Kewajiban Sama Berperan Serta Ikut Membangun Kota Bekasi”  

BERITA BEKASI – Perkembangan dan perwujudan Kota Bekasi Ihsan telah diimplementasikan Rahmat Effendi saat masih menjabat Walikota Bekasi periode 2013-2018 melalui pencanangan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Kota Bekasi. Dampaknya, masyarakat Kota Bekasi kini bisa hidup berdampingan meski berbeda keyakinan. Hal itupun mendapat pengakuan dari Komnas HAM.

Kerukunan hidup beragama yang harmonis di Kota Bekasi membuat masyarakat merasa nyaman dan damai. Wajar, jika banyak kalangan yang mengapresiasi kinerja Rahmat Effendi yang dinilai mampu memyatukan umat dalam tatanan kehidupan yang menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.

Salah satu pujian ini disampaikan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia, I Gusti Made Rudhita, saat mengundang Rahmat Effendi untuk berdialog bersama para pengurus perkumpulan umat Hindu yang ada di Kota Bekasi, Minggu (18/3/2018) kemarin.

“Luar biasa dibawah kepemimpinan Pak Rahmat Effendi saat menjabat Walikota Bekasi. Umat Hindu disini tidak merasa ketakutan sebagai penganut agama minoritas dan kita merasa bahagia bisa hidup berdampingan dengan umat agama yang lain,” ungkap I Gusti Made Rudhita.

Dia menyebutkan sebanyak 27.482 jiwa umat Hindu yang tinggal di wilayah Kota Bekasi. “Yang pasti umat Hindu yang berdomisili di Kota Bekasi akan ikut berkontribusi dalam pembangunan dibawah kepemimpinan Pak Rahmat Effendi,” jelasnya.

Menanggapi pujian itu, Rahmat Effendi menyatakan, keberhasilan menjaga kerukunan hidup antar-umat beragama di Kota Bekasi merupakan bentuk konsekwensinya sebagai kepala daerah yang berdiri diatas seluruh umat, bukan hanya satu suku atau umat beragama.

“Pemimpin harus berdiri di semua kaki umat dan memberikan posisi yang sama terhadap hak dan kewajiban selaku warga negara,” katanya.

Tidak ada perbedaan tambah Rahmat, semua memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk ikut berperan serta dalam membangun Kota Bekasi. “Tidak ada perbedaan, semua memiliki hak dan kewajiban yang sama,” pungkas Rahmat. (Edo)

Comments

comments