Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Juni 20, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Ngaku Orang BPK, Pemilik Cluster di Bekasi Lecehkan Jurnalis   
  • Follow Us!

Ngaku Orang BPK, Pemilik Cluster di Bekasi Lecehkan Jurnalis    

BERITA BEKASI – Pemilik bangunan perumahan Cluster yang berlokasi di Jalan Dalang, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, lecehkan profesi Jurnalis, dengan melontarkan perkataan “Kalau mau minta duit, bilang terus terang” ketika menanggapi konfirmasi salah seorang awak media.

Wanita sekaligus Owner berinisial DS yang mengaku sebagai orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini juga menuding, bahwa pewarta RJ tidak ada kerjaan menyoroti proyek Cluster miliknya yang disinyalir belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) resmi dari Pemerintah setempat. Sementara, pembangunan Cluster tengah berjalan.

“Karena dilokasi tidak ada keterangan plang IMBnya, ya..wajar kalau saya menjalankan pungsi saya untuk melakukan konfirmasi, bukan langsung menjustifikasi saya mau minta duit dong. Aturannya, tinggal jawab aja,” terang RJ ketika berbincang dengan Beritaekspres.com, Kamis (15/2/2018).

Harusnya sambung RJ, kalau memang DS orang BPK mestinya sudah memahami akan tugas dan pungsi media dalam menjalankan pungksi kontrolnya sesuai Undang-Undang (UU) Pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999, bukan justru melecehkan profesi awak media.

“Apa ada, dalam konfirmasi saya melalui Whatsapp itu meminta sejumlah uang dan sebagainya, kok bisa DS membalas dan menuding seperti itu. Saya tertarik, mengkonfirmasi perihal izin proyek bangunan perumahan tentunya berkaitan dengan dampak lingkungan nantinya, terlebih lagi di musim penghujan,” jelas RJ.

RJ pun menyesalkan tudingan yang dilontarkan DS yang mengaku orang BPK yang dianggap telah melecehkan profesinya sebagai jurnalis. “Saya juga bingung, kenapa orang yang mengaku orang BPK, tapi tidak tahu tatakrama dan melecehkan profesi orang lain,” katanya.

Dirinya pun berharap, kepada instansi terkait dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk memeriksa perizinan Cluster milik DS. Jika belum memenuhi aturan dan ketentuan yang berlaku segel sesuai aturan. “Apa karena pemiliknya orang BPK lalu bebas langgar aturan,” pungkasnya. (Indra)  

Comments

comments