Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, September 20, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Bank Jateng Kantor Cabang Yogyakarta Jadi Kado Spesial Awal Tahun
  • Follow Us!

Bank Jateng Kantor Cabang Yogyakarta Jadi Kado Spesial Awal Tahun 

“Dalam Kurun Waktu 4 Tahun Aset Bank Jateng Kini Rp61,45 Triliun Naik Lebih Dari 200 Persen”

BERITA YOGYAKARTA – Dibukanya Bank Jateng Kantor Cabang Yogyakarta di Jalan Profesor Herman Yohanes, Sagan, Yogyakarta merupakan kado spesial awal tahun yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bank Jateng.

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno menghaturkan rasa terima kasih kehadapan Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono X yang telah merestui Bank Jateng bersama Bank-Bank lain terdahulu, untuk beroperasi di wilayah DIY.

”Secara pribadi, saya yang lahir, besar dan memperoleh pendidikan dari TK hingga jenjang perguruan tinggi di Yogyakarta, serta berkesempatan dipercaya mengawal BPD DIY hingga menjadi PT, sungguh, restu Ngarso Dalem mengandung penuh makna. Sekali lagi dengan penuh rasa hormat, matur sembah nuwun Ngarso Dalem,” tutur Supriyatno saat acara Malam Gala Dinner di Yogyakarta, Jumat (19/1/2018).

Hadir Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo selaku Pemegang Saham Pengendali bersama DPRD Provinsi Jawa Tengah dan para pemangku kepentingan lainnya.

Pada kesempatan itu, Supriyatno juga menyampaikan kinerja Bank Jateng 2017. Pihaknya menyatakan total aset Bank Jateng mencapai Rp61,45 Triliun. Dibandingkan aset per akhir 2013 sebesar Rp30,60 triliun, menunjukkan bahwa dalam kurun 4 tahun aset Bank Jateng tumbuh lebih dari 200 persen.

Sedangkan laba usaha sebelum pajak mencapai Rp1,65 triliun atau tumbuh 22,65 persen (yoy). Laba bersih tahun 2017 sebesar Rp1,22 triliun, atau pertama kalinya menembus ‘batas psikologis’ Rp1 Triliun.

Beberapa waktu lalu kami bersilaturahmi dengan Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY, Bambang Kiswono yang menyampaikan Bank Jateng sebagai Buku 3. Predikat naik kelas ini tentu saja membanggakan, karena menempatkan Bank Jateng sejajar dengan bank Nasional lainnya,” ungkap Supriyatno.

Dalam rangka memperkuat daya saing perbankan daerah, Presiden Jokowi telah mencanangkan program Transformasi BPD. Dalam rumpun ASBANDA, maka BPD se-Indonesia telah bersepakat saling bersinergi di bidang produk dan layanan, teknologi, Unit Usaha Syariah (UUS) dan lainnya.

Sementara itu, sebagai sesama rumpun BPD, Bank Jateng dan BPD DIY juga telah memiliki ikatan kerjasama, diantaranya, pengelolaan dana haji unit usaha syariah, kredit mikro Sparkaasen, dan kredit sindikasi.

“Sebagai sesama BPD yang bertetangga, kami merasa memiliki kesamaan niat dan komitmen, mengembangkan perekonomian daerah sebagai penyangga utama pembangunan Nasional,” ujarnya.

Sementara ditengah persaingan antar bank menyongsong diberlakukanya Integrasi Perbankan Asean tahun 2020, yang diiringi masuknya era digital banking, maka masing-masing bank saat ini terus bebenah diri. ”Dengan beroperasinya Bank Jateng Kantor Cabang Yogyakarta, merupakan kesempatan sekaligus tantangan bagi kami,” imbuh Supriyatno.

Menurut survei, lebih dari 60 persen mahasiswa Yogyakarta berasal dari Jawa Tengah. Belum lagi, banyak pelaku usaha asal Jawa Tengah yang berinvestasi di Yogyakarta. Sebentar lagi, dengan akan dibangunnya New Yogyakarta International Airport tentu akan membawa geliat ekonomi Jawa Tengah khususnya Kedu Selatan.

”Kami sadar bahwa kesempatan usaha yang baik ini hanya bisa diraih dengan mengedepankan sinergisitas antar pelaku usaha, khususnya antar bank,” lanjut Supriyatno.

Pada acara Malam Gala Diner sendiri dimeriahkan Kelompok Tari Bedoyo Golek Ayun-Ayun dari Padepokan Bagong Koesdiardjo, Bank Jateng Band, Ensembel dari ISI Yogyakarya dan Ebiet G Ade.

Usai acara, para tamu undangan yang ingin menikmati durian, dipersilahkan berkunjung ke ‘Malam 1.000 Durian’ yang bertempat di selasar kantor cabang di Jalan Profesor Herman Yohanes, Sagan, Yogyakarta. (Nining)

Biro Semarang

Comments

comments