Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Desember 15, 2017
Halaman Home » Olah Raga » Anak ‘Polisi Ndheso’ Ponorogo Juara Pencak Silat Tapak Suci 
  • Follow Us!

Anak ‘Polisi Ndheso’ Ponorogo Juara Pencak Silat Tapak Suci  

BERITA PONOROGO – Siapa sangka, Dirga Buana Harya Pamungkas salah satu pelajar Kelas 5 di SD Muhammadiyah Terpadu (SDMT) menorehkan prestasi raih piala sebagai Juara 1 Pencak Silat Tapak Suci Kelas Seni Ganda Putra Tingkat SD/MI dalam Pekan Olahraga dan Musabaqoh Tilawatil Al Qur’an atau PORMATIQ 2017 Milad Muhammadiyah ke-105.

Dirga Buana Harya Pamungkas, merupakan putra dari seorang ‘Polisi Ndheso’ yaitu Aipda Hari Subagio yang tidak lain adalah Bhabinkamtibmas Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur.

Dirga, sapaan akrabnya mengaku, bersyukur atas prestasi yang dia raih. “Alhamdulilah dalam PORMATIQ tahun ini saya bisa membahagiakan kedua orang tua dan sekolah kebanggaan saya,” kata Dirga saat ditemui Beritaekspres.com, di Rumahnya di RT01/RW02, Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Minggu (3/12/2017) siang.

Lebih lanjut Dirga menceritakan bahwa selama ini dia rutin mengikuti latihan seni pencak silat Tapak Suci di sekolahnya. “Terpenting kami rutin dan taat instruksi dari pelatih, Insya Allah semuanya akan mudah mempelajari tehnik-tehnik pencak silat Tapak Suci,” akunya.

Dirga pun menyampaikan rasa terimakasihnya kepada sang pelatih yaitu Ustad Endri serta SDMT Ponorogo. Begitu juga dengan sang ayah, Aipda Hari Subagio yang bertugas sebagai anggota Polsek Bungkal.

Aipda Hari Subagio sendiri tidak menyangka putra kesanyangannya itu mampu menorehkan prestasi yang luar biasa.

“Terima kasih kepada Ustad Endri selalu pelatih dan pengajar SDMT Ponorogo atas latihan yang keras, sehingga mampu menorehkan prestasi. Semoga pada event-event yang lebih besar dapat mengikuti dan berprestasi sampai Tingkat Nasional. Amin,” doa Aiptu Hari Subagio yang diamini Sulastri, istri tecintanya. 

Sementara itu, Agus Sukoco selaku Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Ponorogo menjelaskan tujuan PORMATIQ adalah untuk meningkatkan prestasi siswa-siswi dalam perguruan Muhammadiyah. “Dibarengi dengan peningkatan pembelajaran dari sekolah masing-masing,” tutur Agus Sukoco.

Prestasi lain Dirga adalah dari Kelas 1 sampai dengan 5, selain Akademis Campium 1 dan 2,  juga pernah menjadi Juara Lomba Sempoa, Hitung Cepat, Sains, Bahasa Inggeris dan Teater atau Pantomin. (Muh Nurcholis)

Biro Ponorogo

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments