Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, Desember 15, 2017
Halaman Home » Bekasi Kota » Walikota Bekasi Hadir Buka Acara Lurah Cup 2 Mustika Jaya
  • Follow Us!

Walikota Bekasi Hadir Buka Acara Lurah Cup 2 Mustika Jaya 

BERITA BEKASI – Rahmat Effendi membuka acara “Lurah Cup 2 Mustika Jaya” di Perumahan Mutiara Gading Timur, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, bersama Lurah, Ketua Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW), Camat dan warga Mustika Jaya yang turut memadati acara tersebut di area Perumahan.

Ketua FKRW Mustika Jaya, Ust. Ali Mudin mengatakan, bahwa acara tersebut sudah berjalan 2 kali berturut turut mengadakan Lurah Cup di Kelurahan Mustika Jaya antara lain perlombaan Badminton, Sepak bola dan lainnya. “Ada juga senam Zumba yang kini tengah viral di acara tv,” terangnya, Minggu (3/12/2017).

Dalam kesempatan itu, Ketua FKRW juga menyampaikan permasalahan yang ada diwilayah diantaranya, Gedung Balai Rakyat yang belum di miliki warga setempat.

Menanggapi hal itu, Rahmat mengatakan, akan disediakan dan dicari lahan fasos – fasum untuk pembuatan Gedung Balai Rakyat yang gunanya untuk acara pernikahan warga, rapat koordinasi atau bahkan pertemuan pertemuan lainnya untuk kegiatan sosialisasi masyarakat.

Selain itu, Ketua FKRW pun menyampaikan persoalan dampak banjir yang masih di permasalahkan oleh warga. “Untuk itu, saya akan segera ditindak lanjuti oleh Dinas terkait untuk segera di perbaharui,” kata Rahmat menjawab.

Rahmat pun menyampaikan, mengenai Kartu Sehat Berbasis NIK yang kini menjadi andalan Kota Bekasi sudah dianggarkan sampai Desember 2018 mengikuti anggaran Pemerintah Kota Bekasi dan tidak perlu untuk mengganti kartu tersebut dengan kartu yang sama bisa digunakan pada tahun berikutnya sama seperti e-KTP yang berlaku pada 2017.

“Bagi warga yang belum mempunyai Kartu Sehat, bisa kirimkan foto kopi Kartu Keluarga, dan KTP Kepala Keluarga ke Pendopo Walikota Bekasi, disana ada tim Kartu sehat yang siaga apalagi bentuknya urgent akan segera di tindak, jika nanti Kartu Sehat kosong baik blanko maupun tintanya, di sana ada pos 24 jam untuk pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai pengganti KS NIK, semua akan di permudah pembuatannya,” jelas Rahmat.

Mengenai adanya tudingan bahwa Kartu Sehat Kota Bekasi Berbasis NIK sebagai andalan program untuk Pilkada, Rahmat menjawab bahwa Kartu Sehat Berbasis NIK itu adalah program kelanjutan dari 2012 lalu. Kartu tersebut bentuknya perorangan. Dan pada tahun 2017 ini sudah di minimal kan menjadi satu Kartu Keluarga jadi tidak perlu satu satu.

Rahmat juga menghimbau agar warga Kota Bekasi tetap sehat selalu dengan diadakannya kegiatan rutin seperti ini, selain silaturahmi agar mengenal warga sekitar juga membantu menjaga kesehatan jasmani untuk tubuh kita.

Dalam kesempatan itu, Rahmat menyumbang 20 sepeda gunung untuk para peserta senam dengan undian doorprise dan juga 1 buah motor untuk doorprise utama. (Ndoet)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments