Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Desember 9, 2019
Halaman Home » Kriminal » Operasi Nila Jaya 2017 Polisi Ringkus 351 Pemain Narkoba
  • Follow Us!

Operasi Nila Jaya 2017 Polisi Ringkus 351 Pemain Narkoba 

BERITA JAKARTA – Sebanyak 351 orang tersangka kasus narkoba berhasil di ringkus dalam operasi Nila Jaya yang serentak dilaksanakan Polda Metro Jaya dan seluruh Polres – Polres yang diwilayah hukum Polda Metro Jaya. Jajaran Reserse Narkoba Polda pun memamerkan hasil tangkapan berbagai jenis barang bukti narkoba dan para tersangka di Mainhal Polda Metro Jaya, Kamis (30/11/2017).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Suwondo Nainggolan mengatakan, dalam penangkapan tersebut, pihaknya menerima sebanyak 291 kasus narkoba dari seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya dengan rincian:

1.Ditresnarkoba Polda Metro sebanyak 25 kasus dan tersangka sebanyak 30 orang.
2.Polres Metro Jakarta Pusat, 25 kasus dengan 33 orang tersangka,
3.Polres Metro Jakarta Utara, 36 kasus, 40 orang tersangka.
4.Polres Metro Jakarta Barat, 65 kasus, 86 orang tersangka.
5.Polres Metro Jakarta Selatan, 12 kasus, 14 orang tersangka.
6.Polres Metro Jakarta Timur, 28 kasus, 32 orang tersangka.
7.Polres Metro Tangerang Kota, 39 kasus, 49 orang tersangka.
8.Polres Pelabuhan Tanjung Priok,1 kasus, 1orang tersangka.
9.Polres Metro Bekasi Kota, 32 Kasus, 36 orang tersangka.
10.Polresta Depok,11 kasus, 16 orang tersangka.
11.Polresta Bandara Soetta, 11 kasus, 17 orang tersangka.
12.Polres Metro Bekasi, 7 kasus, 12 orang tersangka.
13.Polres Kepulauan Seribu, 2 kasus, 2 orang tersangka.
14.Polres Tangerang Selatan, 6 kasus, 6 orang tersangka.

“‎Kami juga sita barang bukti narkoba sabu sebanyak 29,94 KG, Ganja,72,19 KG, ekstasi 17.100 butir, Heroin,28,51 Gram, H-5, 600 Butir, Tembakau Gorilla, 11,83 KG,” terang Suwondo.

Sementara sambungnya, data dari 351 orang tersangka kasus narkoba yang berhasil diamankan dengan rincian yang merupakan bandar narkoba 26 orang, pengecer 239 orang, pecandu narkoba 88 orang.

“Ada juga 44 orang yang menjadi target operasi dan dari 44 orang itu, 35 orang diantara berhasil di tangkap,” kata Suwondo.

Dalam operasi Nila Jaya Tahun 2017 kali ini polisi mendapatkan modus baru dari sindikat peredaran narkoba yakni dengan sistem gudang narkoba “berjalan” dimana gundang tersebut adalah sebuah mobil luxio yang sudah di modifikasi guna penyimpanan narkoba sabu dalam jumlah besar.

“‎Ada modus baru yang baru baru ini kami ungkap yakni gudang berjalan dengan sebuah mobil yang sudah di modifikasi untuk simpan narkoba yang berhasil ditangkap di Tangerang berikut barang bukti sebanyak 17 KG sabu,” ungkapnya.

Dalam kasus ini juga, seorang badar narkoba internasional asal Taiwan bernama Li Wei yang melakukan perlawan berusaha merebut senjata api petugas, hingga membahayakan nyawa petugas di lapangan dan akhirnya, pelaku terpaksa di tembak mati di lokasi penangkapan di Kawasan Apartemen Green Pramuka City, Jakarta Pusat pada, Kamis (16/11/2017) lalu.

Warga negara Taiwan tersebut tambahnya, diketahui membawa barang bukti sebanyak 10 KG sabu asal Taiwan dan sudah tiga kali melakukan penyelundupan sabu dalam jumlah besar dari Taiwan ke Indonesia.

“Ada juga warga Negara Taiwan yang terpaksa di tembak mati lantaran berusaha merebut senjata api petugas,” pungkasnya. (Yon)

Comments

comments