Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, September 20, 2019
Halaman Home » Parlementaria » Berita Hoax Akan Kembali Ramai Warnai Pilkada Serentak 2018
  • Follow Us!

Berita Hoax Akan Kembali Ramai Warnai Pilkada Serentak 2018 

BERITA JAKARTA – Berita hoax, bohong, propaganda dan SARA akan kembali mewarnai dan terulang di Pilkada serentak 2018 dan pemilu 2019. Hal ini dikarenakan kondisi sosial politik 2014 dan Pilkada DKI 2017 dinilai belum selesai sampai saat ini.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR-RI, Arief Suditomo di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Senin (27/11/2017) kemarin.

Menurutnya, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah kampanye anti hoax dengan melibatkan Kominfo RI, IKAP, P3PI untuk mesosialisasikan Pasal 27 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ke kampus-kampus, ormas dan masyarakat.

“Dalam UU ITE itu sudah dijelaskan jika pencemaran nama baik itu dilarang dan dikenai sanksi pidana. Selain, sosialiasi UU ITE, kunci utamnya untuk masyarakat adalah pendidikan,” papar politisi Hanura ini.

“Kita khawatir, tapi tidak takut dengan maraknya hoax tersebut. Bahkan saat ini ada anggota dewan yang punya ‘cyber army’ hanya untuk mencounter berita-berita yang buruk tentang dia,” tambahnya.

Lebih lanjut ditegaskannya, pendidikan sebagai vaksin agar masyarakat bisa menghadapi hoax, bisa mencerna, menganalisa dan memahami bahwa berita-berita hoax itu tak bisa dipertanggungjawabkan. (SC/OSS)

Comments

comments