Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Jumat, November 24, 2017
Halaman Home » Berita Daerah » Icang Rahardian Terpilih Secara Aklamasi Pimpin IWO Jabar
  • Follow Us!

Icang Rahardian Terpilih Secara Aklamasi Pimpin IWO Jabar 

BERITA BANDUNG – Direktur CRadio Cikarang Bekasi Icang Rahardian terpilih secara aklamasi memimpin Ikatan Wartawan Online ( IWO) Jawa Barat.  Kedepan, IWO Jabar akan menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan serta memperjuangkan hak-hak wartawan online.

Ikatan Wartawan Online (IWO) merupakan organisasi profesi yang menaungi wartawan dan pemilik media online di Indonesia.

Usai terpilih, Icang Rahardian yang juga Direktur CRadio Cikarang Bekasi berjanji akan segera melakukan konsolidasi.

“Ini amanah. Ke depannya, IWO Jabar akan melakukan konsolidasi. Baik secara internal atau pihak-pihak yang dalam keseharian, bersentuhan langsung dengan jurnalis,” kata Icang Rahardian kepada Beritaekspres.com, Selasa (14/11/2017).

IWO Jabar kelak akan menjadi pagar hidup menjaga kredibelitas media sibert. Memastikan, pers sebagai pilar keempat di negara ini tetap kokoh berdiri. Agar tidak digerogoti, baik oleh pers itu sendiri, atau pihak-pihak luar.

Dijelaskan Icang, keberadaan IWO Jabar  nantinya tak sekadar menaungi wartawan yang tergabung secara kelembagaan, namun menaungi seluruh wartawan online, termasuk memberikan bantuan hukum terhadap wartawan online yang diintimidasi saat menjalankan tugas jurnalistik sesuai amanat UU Pers. Hal itu dilakukan mengingat semakin tingginya angka kasus kekerasan terhadap pers dewasa ini.

“Tugas IWO adalah rumah bagi wartawan yang diintimidasi, baik secara verbal atau fisik saat menjalankan rutinitas. IWO bukan hanya memikirkan nasib anggotanya, tapi seluruh wartawan online,” papar Icang yang memang dikenal vokal menentang segala bentuk intimidasi terhadap pers.

Upah layak terhadap pekerja media juga menjadi sorotan IWO Jabar. Pasalnya saat ini kebanyakan, wartawan online tidak digaji dengan layak oleh perusahaan pers. Bahkan, ada yang sama sekali tak digaji dan dedikasinya cuma dihitung lewat fee iklan yang didapat. Menurut Icang, hal itu mencederai Nawacita menuju pers sejahtera dan independen.

“Memperjuangkan hak-hak pekerja media online adalah suatu kewajiban bagi IWO,” pungkasnya (Edo)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments