Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Desember 10, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Warga Kebalen Bekasi Keluhkan Lalu Lalang Truck Besar Proyek
  • Follow Us!

Warga Kebalen Bekasi Keluhkan Lalu Lalang Truck Besar Proyek 

BERITA BEKASI – Sudah lama warga Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengeluhkan waktu operasional truck besar pengangkut bahan urukan seperti, tanah, batu kapur dan bahan material lainya untuk proyek pembangunan perumahan. Namun warga mengaku, bingung kemana mau dikeluhkan keadaan itu.

Kepada Beritaekspres.com salah satu warga Komplek Perumahan PGH, Abdullah (41) mengungkapkan keluhan itu sebenarnya sudah lama, tapi warga sendiri, bingung mau mengadu kemana, karena pihak Kelurahan maupun Kecamatan setempat pun tidak bisa berbuat banyak.

“Keluhan itu sudah lama proyeknya juga sudah bertahun-tahun ngak mungkin ngak tahu,” terangnya, Rabu (18/10/2017).

Selain menimbulkan polusi sambungnya, udara seperti debu, macet dan kerusakan jalan juga rawan kecelakaan yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan warga atau masyarakat pengguna jalan umum yang melintas.

“Truck itu beroperasi ngak kenal waktu siang malam terus beroperasi. Jalan juga dah banyak yang rusak yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” katanya.

Abdullah pun berharap ada pihak atau instansi terkait yang mau memikirkan keluhan warga atas bebasnya waktu operasional truck proyek yang sangat menganggu dan merugikan warga.

“Sebelumnya depan Stikes sudah ada pengendara motor meninggal kecelakaan karena menghindari jalan rusak. Kita punya kendaraan juga cepat rusak terutama pada kaki kendaraan. Terutama keselamatan warga lah yang penting” tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Lepay (28) warga Wisma Asri mengungkapkan bahwa operasional truck-truck besar proyek itu bukan lagi menganggu, tapi sudah mengancam keselamatan para pengguna jalan umum.

“Ukuran trucknya itu sudah bukan lagi ukuran jalan yang dilaluinya. Siang malam beroperasi, warga sibuk beraktifitas hari-hari dia juga ikut sibuk lalu lalang ngangkut kebutuhan proyek,” ungkapnya.

Para orang tua lanjutnya, resah memikirkan anak-anaknya ketika keluar rumah bermain atau pulang sekolah yang berkaitan dengan jalan raya Kebalen.

“Ya, pada khwatir truck yang lewat besar-besar gitu takut anaknya kenapa-napa di jalan. Lagian kok bisa bebas operasinya ngak kenal waktu dan ngak memikirkan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (CR-2)   

Comments

comments