Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Oktober 18, 2017
Halaman Home » Pojok Kasus » Pelapor Kecewa, Sandiaga Uno Mangkir Dari Panggilan Polisi
  • Follow Us!

Pelapor Kecewa, Sandiaga Uno Mangkir Dari Panggilan Polisi 

BERITA JAKARTA – Fransiska Kumalawati Susilo, kuasa pelapor, mengaku kecewa atas mangkirnya Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno dari panggilan penyidik Subdit Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (11/10/2017).

“Seharusnya sebagai calon pejabat memberikan contoh kepada masyarakat. Kalau tidak salah, ya datanglah. Ikuti saja hukum yang berlaku,” tegasnya.

Fransiska pun, merasa heran dengan sikap Sandiaga yang beralasan tengah mempersiapkan diri untuk pelantikan sebagai Wakil Gubernur DKI. Sebab, sebagai seorang yang menyandang status Wakil Gubernur terpilih, Sandiaga seharusnya memberikan sikap keteladanan kepada masyarakat.

“Datang saja, jelaskan sama penyidik. Itu uang segitu dia jual tanah sekitar tahun 2002. Nah kalau sekarang NJOP-nya berapa, pasti sudah double itu,” ungkapnya.

Fransiska mengaku, dalam kasus ini pihaknya mengalami kerugian materil Rp12 miliar akibat dugaan penggelapan tanah oleh PT. Japirex, perusahaan yang sahamnya dipegang Sandiaga Uno dan Andreas Tjahyadi.

Adapun hingga kini penyidik belum memeriksa Andreas. Sebab, berdasarkan informasi yang dihimpun, Andreas tengah menderita penyakit dan harus menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Jakarta Timur.

Fransiska berharap penyidik memastikan kesehatan Andreas, sehingga pemeriksaan bisa berjalan. Apalagi, Fransiska mendapat informasi jika penyidik sudah meminta pihak imigrasi mencegah Andreas berpergian ke luar negeri.

“Ditetapkan tanggal 29 September untuk waktu 6 bulan ke depan. Saya sudah mendapatkan informasi itu ya. Saya juga sudah pegang surat copy pencegahan tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono menerangkan bahwa Sandiaga Uno tidak datang memenuhi panggilan penyidik beralasan tengah sibuk persiapan pelantikan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“(Alasan mangkir) karena untuk persiapan prosesi pelantikan nanti,” terang Kombes Pol Argo Yuwono kepada awak media di Mapolda Metro Jaya.

Oleh karena itu, penjadwalan pemeriksaan ulang Sandiaga akan dilakukan, sehingga proses hukum tetap bisa berjalan. “Nanti kita agendakan kembali nanti kita koordinasikan biar sama-sama enak kapan bisa hadir, kita tunggu saja,” kata dia.

Sebelumnya, Djoni Hidajat mempolisikan pria yang biasa dipanggil Sandi dan rekan kerjanya Andreas Tjahyadi, karena disinyalir melakukan penggelapan ketika menjual sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

Dugaan penggelapan tanah yang berlangsung pada tahun 2012 itu dilaporkan melalui laporan polisi bernomor: LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum pada 8 Maret 2017. (Yon)

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments