Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Agustus 22, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Mantan Kapolda Jabar Anton Charliyan Siap Rebut Kursi Jabar Satu
  • Follow Us!

Mantan Kapolda Jabar Anton Charliyan Siap Rebut Kursi Jabar Satu 

BERITA JABAR – Mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan menyatakan, dirinya siap maju berlaga di bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 mendatang untuk bertarung memperebutkan kursi Jawa Barat satu dengan figur yang digadang – gadang bakal maju.

“Kalau partai dukung, masyarakat dukung dan pimpinan saya langsung Bapak Kapolri dukung, saya siap,” tegas Anton yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Wakalemdiklat Polri, Kamis (5/10/2017) kemarin.

Diakui Anton, terdapat beberapa kelompok masyarakat yang mendorongnya agar ikut maju di bursa pertarungan Pilgub Jabar. Namun sejauh ini, dirinya belum memberikan jawaban atas dukungan itu. 

“Kalau dari mereka (Organisasi Masyarakat) dorongan ada. Sementara, saya tersenyum saja,” ungkap mantan Kepala Devisi Humas Polri ini.

Menurut Anton, adanya dukungan tersebut tak perlu diapresiasi dan justru harus menjadi motivasi. Namun situasi itu, tak terlalu direspons penuh mengingat saat ini mempunyai tanggungjawab sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan Latihan Polri.

“Saya juga menolak tidak bagus. Memutus harapan orang tidak bagus. Tapi saya juga istilahnya tidak mau kege’eran makanya saya ukur diri dulu,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, pengamat sosial politik Leo Agustino mengungkapkan, sosok ulama Abdullah Gymnastiar, Sekda Jabar Iwa Kartiwa, hingga Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan mempunyai kans politik dalam Pilgub Jabar 2018.

Hal itu terungkap dari hasil Diskusi Publik ‘Magnet Pilkada Jabar 2018 bertajuk Ekspose Kualitatif, Pemetaan dan Aktor’ yang digelar Universitas Padjadjaran di Cafe Centropunto, Bandung, Sabtu 25 Maret 2017 lalu.

“AA Gym juga kabarnya ada dorongan untuk maju. Bahkan dalam dua bulan terakhir pemberitaan soal Kapolda Jabar pun cukup masif,” ujarnya.

Leo menjelaskan, nama-nama baru itu akan meramaikan Pilkada Jabar yang sejauh ini dikuasai tiga poros. Poros Gedung Sate (Deddy Mizwar), poros Balai Kota (Ridwan Kamil) dan poros Purwakarta (Dedi Mulyadi).

“Bukan berarti tiga calon di atas pantas dipilih, artinya banyak opsi. Kesimpulannya, semua kemungkinan koalisi bisa terjadi, jalan masih panjang, cukup waktu untuk menimbang kandidat,” pungkasnya. (CR-2)

Sumber: Viva

Comments

comments