Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Januari 19, 2020
Halaman Home » Berita Daerah » Dukung Tol Laut, Samudera Shipyard Luncurkan Sabuk Nusantara 98
  • Follow Us!

Dukung Tol Laut, Samudera Shipyard Luncurkan Sabuk Nusantara 98 

BERITA SEMARANG – Samudera Shipyard luncurkan Kapal Perintis Tipe 1.200 GT di galangan kapal PT. Yasa Wahana Tirta Samudera di Tanjung Emas Semarang, Kamis (5/10/2017).

Kapal tersebut merupakan kapal ke-2 pesanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI yang diberi nama Sabuk Nusantara 98.

Sebelumnya, pada Juni 2017 Samudera Shipyard juga telah meluncurkan kapal pertama dengan spesifikasi yang sama dan diberi nama Sabuk Nusantara 106.

Kapal Perintis tersebut memiliki panjang 62,8 meter, lebar 12 meter, kecepatan 12 knot, dengan kapasitas penumpang 400 orang dan barang 100 ton.

Direktur Pengelola Samudera Shipyard, Musthofa mengatakan, kontrak pembangunan 2 unit kapal tersebut didapatkan oleh Samudera Shipyard pada 3 November 2015.

“Pembangunan kapal ini merupakan bagian dari program Tol Laut yang dicanangkan oleh Pemerintahan Presiden, Joko Widodo. Kapal perintis ini nantinya digunakan untuk menghubungkan daerah yang tidak mampu dijangkau oleh kapal-kapal besar,” ungkap Musthofa.

Sedangkan jangka waktu pembangunan kapal yang ditetapkan oleh pemerintah adalah selama 24 bulan.

“Proses pembangunan 2 kapal ini dikerjakan secara bersamaan, namun proses peluncuran tidak dilaksanakan secara bersamaan karena disesuaikan dengan proses pengujian peralatan utama kapal oleh tenaga ahli dari masing-masing pabrik pembuat,” ujarnya.

Musthofa katakan, dalam pembangunan kapal ini ketersediaan material masih menjadi kendala. “Sebagian besar material masih impor sehingga dibutuhkan waktu dan kecermatan saat proses kepabeanan,” katanya.

Untuk komponen kapal seperti mesin, genset, pompa-pompa, alat navigasi dan komunikasi serta crane belum bisa diproduksi di dalam negeri. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian harus bisa membina industri lokal untuk dapat memenuhi kebutuhan ini.

Menurutnya, program Tol Laut sangat penting untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah kepulauan yang belum terjangkau transportasi yang dilaksanakan oleh pihak swasta.

“Pemerintah harus hadir sehingga jika semua pulau sudah terhubung, dengan sendirinya investor akan masuk untuk membangun ekonomi di daerah tersebut,” imbuhnya. (Nining)

Biro Semarang

Comments

comments