Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, November 13, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Proposal Telat, Bekasi Belum Dapat Dana Bantuan Penuh DKI
  • Follow Us!

Proposal Telat, Bekasi Belum Dapat Dana Bantuan Penuh DKI 

BERITA JAKARTAWalikota Bekasi, Rahmat Effendi datang menemui Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat untuk menyampaikan laporan dana bantuan keuangan yang diterima Bekasi dari DKI, Selasa (5/9/2017).

Dari pertemuan itu, diketahui DKI belum mencairkan bantuan keuangan pada Bekasi tahun 2017 karena ada keterlambatan pengajuan proposal oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Namun demikian sambung Rahmat, keterlambatan proposal pengajuan tersebut sebenarnya sudah bagian dari perjanjian kerja sama, sehingga seharusnya sudah baku.

“Hanya kami ini katanya tadi lambat mengirimkan pengajuan, sehingga belum masuk di KUA PPAS-nya APBD Perubahan DKI dan itu nanti di-reimburse di 2018. Jadi tidak masalah, bisa ditalangi dulu,” katanya.

Rahmat menjelaskan, tahun 2017, DKI mengalokasikan bantuan keuangan kepada Bekasi sebesar Rp318 miliar yang Rp70 miliar diantaranya digunakan untuk pendanaan perjanjian Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Sisanya adalah dana kemitraan.

Oleh karena itu, DKI masih berutang Rp64 miliar untuk community development (comdev) tambahan di 2017, yakni untuk monitoring dan evaluasi Bekasi. Hal tersebut dikarenakan Bekasi terlambat mengusulkan, sedangkan APBD-Perubahan DKI tahun ini sudah ditutup.

Adapun dana untuk monitoring dan evaluasi sebesar Rp64 miliar itu akan dipergunakan untuk membangun jalan-jalan lingkungan, masjid, mushola dan perbaikan lainnya yang berkenaan warga di sekitar itu.

“Segera akan saya sampaikan proposalnya, saya tidak mau menunda persoalan,” pungkas Rahmat. (***)

Sumber: Beritasatu.com

Comments

comments