Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Januari 23, 2020
Halaman Home » Bekasi Kota » Walikota Bekasi Turun Langsung Berikan Warga KS dan e-KTP
  • Follow Us!

Walikota Bekasi Turun Langsung Berikan Warga KS dan e-KTP 

BERITA BEKASI – Warga Jalan Banteng RW 014 Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat yang menggelar acara kumpul warga sekaligus dirangkaikan dengan pemberian e-KTP yang sudah jadi oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Camat Bekasi Barat, M. Bunyamin dan Lurah Kranji, Andi Kristanto, Kamis (31/8/2017).

Dalam kesempatan itu, Rahmat, menyerahkan langsung kepada warga 4 e-KTP yang telah jadi di pelayanan Kecamatan dan mulai tanggal 1 September 2017 diinstruksikan kepada Lurah dan Camat agar memerintahkan staf nya untuk mengantar setiap proses pelayanan yang di buat oleh warganya masing masing.

Bukan hanya, e-KTP, warga pun di layani dengan pembuatan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga hingga surat Kematian yang telah diantarkan berkasnya ke Kelurahan dan warga bisa pulang yang nantinya jika sudah selesai akan diantarkan kembali oleh staf ke rumahnya masing masing.

Tujuannya kata Rahmat, agar warga tidak lagi numpuk di Kecamatan atau Kelurahan dan tidak lagi menunggu lama dalam proses pelayanan, sehingga warga bisa beraktivitas dengan kesehariannya. “Antarkan langsung, warga yang membuat mengenai proses pelayanan, jangan buat susah warga,” tegas Rahmat.

Mengenai tunjangan insentif para RW dan RT di wilayah yang kini mendapatkan Rp1,5 juta perbulan untuk Ketua RW dan Rp1 juta untuk Ketua RT sedang dalam proses persetujuan bahwa pada 2018 nanti akan naik berkisar antara 500 ribu rupiah.

“Tentunya harus bekerja dengan serius, karena tunjangan tersebut untuk Peran RT dan RW yang bertugas di wilayah dan membantu Pemerintah Kota Bekasi,” jelasnya Rahmat.

Dalam kesempatan itu juga, Rahmat memberikan sebanyak 500 Kartu Sehat untuk warga Kelurahan Kranji dan diuraikan bahwa Kartu Sehat Berbasis NIK tersebut sudah bisa tembus di 20 Rumah Sakit Swasta di luar Kota Bekasi.

“Pastinya di 39 RS Swasta dalam Kota Bekasi sudah terpenuhi MoUnya, sehingga masyarakat tak perlu lagi resah mengenai kesehatan di Kota Bekasi,” ungkap Rahmat.

Ditambahkan Rahmat, bahwa semua ini semata untuk warga Kot Bekasi agar tidak lagi sulit mengenai proses pelayanan apapun di Kota Bekasi. “Dengan ini warga bisa ikut membantu dalam wujudnya Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan,” pungkasnya. (Ndoet)

Comments

comments