Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Februari 24, 2020
Halaman Home » Berita Daerah » Komisi E DPRD Jateng: Program Desa Siaga Cukup Efektif
  • Follow Us!

Komisi E DPRD Jateng: Program Desa Siaga Cukup Efektif 

BERITA SEMARANG – Dalam pergantian musim kemarau, banyak terjadi penurunan daya tahan tubuh pada diri kita. Ini dikarenakan tubuh kita tidak bisa dengan cepat menyesuaikan, maka terjadi ketidakseimbangan yang menyebabkan penyakit.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Yulianto Prabowo usai diskusi dengan tema ‘Menjaga Kesehatan Masyarakat’ yang digelar Sindotrijaya di Lobi Quest Hotel Semarang, Senin (28/8/2017).

Menurut Yulianto, penyakit di musim kemarau adalah banyaknya debu yang tanpa sadar telah dihirup manusia melalui udara, serta air yang mengandung kuman kita minum, sehingga mengganggu saluran pencernaan.

“Kita menghimbau pada masyarakat hendaknya pandai melindungi tubuh dari cuaca. Makanlah buah dan sayur, agar asupan gizi menyeimbangkan tubuh kita,” ujarnya.

Terkait penyakit musiman seperti demam berdarah, pada tahun lalu di Jateng terdapat 3 besar daerah yang terjangkit demam berdarah, yakni Jepara, Kota Semarang dan Magelang.

Namun sambungnya, untuk Kota Semarang yang dulunya ada di rangking 2, sekarang sudah makin bagus yakni diluar rangking 10 .

“Secara rasio angka kematian demam berdarah pertahun adalah 1,4 persen dari jumlah penderita meninggal dunia. Kita akan tekan terus angka tersebut kalau bisa di bawah satu persen,” tandasnya.

Sementara, Komisi E DPRD Jateng, M. Zen mengatakan, pihaknya telah melakukan pantauan secara langsung terkait pelaksanaan desa siaga yang menurutnya cukup efektif mampu mendukung program kesehatan di masyarakat.

Ada sembilan criteria terindikator lanjutnya, bahwa desa itu sehat. “Ada komitmen bersama. Semua terdata, luar biasa,” katanya.

Untuk anggaran desa sendiri tambahnya, dananya cukup besar misalnya untuk ambulance, membuat pos kesehatan desa, bidan, perawat dan sebagainya.

“Kita mendukung program pemerintah. Apalagi bila desa-desa di Jateng memproklamirkan sebagai desa siaga, itu luar biasa,” imbuhnya. (Nining)

Biro Semarang

 

Comments

comments