Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Agustus 24, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Diduga Nipu, Korban PNS K2 Bakal Lapor Oknum Dewan DPRD Sumut
  • Follow Us!

Diduga Nipu, Korban PNS K2 Bakal Lapor Oknum Dewan DPRD Sumut 

BERITA SUMUT – Korban dugaan penipuan oknum anggota Dewan DPRD Sumatera Utara, Ama Junes Lase akan melaporkan oknum Dewan LL ke Badan Kerhormatan (BK) Provinsi Sumatera Utara terkait penipuan pengangkatan Pengawai Negeri Sipil (PNS) Kategori Dua (K2) terhadap dirinya pada 2013 silam.

“Yang bersangkutankan sudah mulai menghindar dan mulai sudah tidak mengakui bahkan dia bilang saya itu siapa? dia tidak kenal, termasuk uang sebesar Rp55 juta yang saya serahkan itu dia bilang tidak menerima dan menanyakan mana bukti segala,” terangnya kesal kepada Beritaekspres.com, Minggu (20/8/2017).

Kalau seperti itu sambungnya, artinya yang bersangkutan (LL) sudah tidak memiliki etikad baik untuk mengembalikan uang yang dimintanya agar lolos menjadi PNS Kategori Dua (K2) pada tahun 2013 silam itu.

“Semuanya Rp55 juta dan sudah dia pulangi Rp5 juta tinggal sisa Rp50 juta bukannya dia berusaha kembalikan sisanya malah kesan menantang bilang ngak kenal saya dan menuding apakah saya sudah hebat,” jelasnya dengan nada kesal.

Dijelaskannya, memang tidak ada bukti penyerahan uang berupa kwitansi karena berdasarkan kepercayaan dan masih ada ikatan saudara. Namun ketika penyerahan uang dirumahnya itu disaksikan langsung oleh istri.

“Ngak apa apa kalau dia nantang. Saya akan minta bantuan aktivis dan Pers untuk bersama sama melaporkan kejadian agar semua tahu sosok seorang Dewan LL yang tega menipu saya. Uang sejumlah itu saya usaha pinjam dan masih mencicil sampai sekarang,” tandasnya.

Sebelumnya, LL ketika dikonfirmasi awak media usai Paripurna LKPJ dengan Gubernur Sumatera Utara dikantornya di DPRD, tidak mengakui pernah terima uang dari Ama Junes Lase. “Ngak ada itu lagi pula saya tidak kenal dia dan sudah hebat kali dia rupanya ya,” kilah LL ketus kepada awak media.

Kalaupun dirinya kata LL, dibilang sudah menerima uang lalu buktinya mana? ada ngak korban buktinya bahwa saya menerima uangnya. “Buktinya mana dan saksinya siapa?. Jadi jangan sembarangan menuduh atau bicara harus ada buktinya dong,” pungkas LL sambil berlalu meninggalkan awak media. (Rendy)

Comments

comments